Taufan Putra
Universitas Pendidikan Nasional Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Organizational Justice, Dukungan Organisasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Turnover Intention Karyawan PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali Taufan Putra
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 5 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v5i2.3306

Abstract

Perusahaan yang siap berkompetisi harus memiliki manajemen yang efektif. Karyawan dan perusahaan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Oleh sebab itu, diperlukan adanya sinergi dan integrasi antara tujuan pribadi dengan tujuan perusahaan agar dapat menciptakan suatu kegiatan kerja yang efektif dan kedua tujuan dapat tercapai dengan seimbang. Jika kebutuhan seorang karyawan dapat terpenuhi dengan baik pada perusahaan tempatnya bekerja, maka dirinya akan cenderung lebih puas dan setia dengan perusahaan tempatnya bekerja, dikarenakan perusahaan tersebut memperlakukan karyawan tersebut dengan sangat baik dan layak. Loyalitas karyawan terhadap perusahaan inilah yang dapat mempengaruhi turnover rate perusahaan. Organizational justice juga dianggap dapat mempengaruhi turnover rate intention, dimana organisasi yang memberikan perlakuan yang baik, adil dan seimbang pada karyawannnya, hal tersebut akan menghasilkan kesetiaan dan loyalitas karyawan untuk tetap bekerja di suatu organisasi dalam jangka waktu yang relatif panjang, sementara sebaliknya organisasi yang memberikan perlakuan yang kurang baik dan kurang adil kepada karyawannya, dapat memunculkan niat karyawan untuk meninggalkan organisasi. Dukungan organisasi dianggap dapat mempengaruhi turnover rate intention, dimana organisasi yang menghargai kontribusi dan kinerja karyawan akan cenderung memperoleh kesetiaan karyawan untuk menetap di organisasi tersebut. Organisasi yang ingin maju dan berkembang akan memikirkan kepuasan kerja para karyawannya, dengan kepuasan kerja yang didapat oleh karyawan akan menimbulkan semangat karyawan untuk bekerja lebih baik lagi, namun bila karyawan dalam suatu organisasi tidak mendapatkan kepuasan maka mereka cenderung akan mencari organisasi lain yang mampu memberikan kepuasan ataupun melakukan tindakan-tindakan untuk meminta perhatian pada organisasi agar memikirkan kepuasan karyawan.