Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendidikan Brand Equity untuk UMKM Kecamatan Genteng, Banyuwangi Azwar Annas; Imama Nurus Izaati; Iid Mufaidah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3112

Abstract

Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi mempunyai potensi UMKM yang tinggi. Jumlah UMKM di Desa Genteng Kulon terus meningkat hingga saat ini namun masih sangat kurang dalam menentukan merek yang baik pada produknya. Dalam memasarkan produknya para pelaku UMKM di kecamatn ini juga menghadapi tantangan yaitu lemahnya ekuitas merek (brand equity) dibandingkan pesaing. Ekuitas sebuah merek yang berbasis pada pelanggan mampu mempengaruhi perilaku konsumen dalam membuat keputusan pembelian suatu produk. Pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Jember bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang cara membuat merek yang baik sehingga mempunyai nilai merek yang lebih tinggi dan strategi dalam pengelolaan merek. Pengabdian dilakukan dengan metode perkuliahan umum dengan peserta yaitu ibu-ibu PKK perwakilan dari berbagai desa di Kecamatan Genteng. Keterlibatan ibu-ibu PKK diharapkan mampu menjadi penghubung untuk memberikan informasi dan pemahaman bagi pelaku UMKM di berbagai desa Kecamatan Genteng.
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Anggur Purwogrape di Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi Minuk Sri Haryati; Azwar Annas; Imama Nurus Izaati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v6i2.2290

Abstract

One of the Banyuwangi locations, Tegaldlimo sub-district, has the capacity to grow grapes. One company that grows grapes in Tegaldlimo District is Purwogrape. There is a big chance to boost farmers' incomes because of the growing market demand for grapes, both domestically and internationally. Nevertheless, a thorough financial feasibility analysis is necessary to ensure the long-term viability of the business. The primary goal of this study is to evaluate the financial growth of the Purwogrape grape business. The approach employed in this research involves cash flow analysis and an assessment of investment feasibility. The results showed that Purwogrape grape business in Tegaldlimo sub-district is financially viable. The NPV indicator showed a value of Rp1.089.451.177,-. The IRR value show 45%. The result of the payback period calculation is 2.380 or 2 years and 4 months. The B/C ratio findings indicate that the average value, 5.9, is higher than 0. Additionally, the R/C value is 2.0, which is more than 1 (R/C > 1), and the Gross B/C value is 1.8, which is more than one (Gross B/C > 1).
INTEGRASI DAN KAUSALITAS HARGA CABAI RAWIT: ANALISIS EMPIRIS PASAR PRODUSEN DAN KONSUMEN JAWA TIMUR. Imama Nurus Izaati; Azwar Annas; Iid Mufaidah
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 2 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i2.11107

Abstract

This study aims to market integration and causality of cayenne pepper price transmission between producer and consumer markets in East Java. Producer markets are represented by Kediri and Malang Regencies, while consumer markets are represented by Surabaya and Malang City. The analysis method used is Vector Autoregression (VAR), considering the dynamics of short-term relationships between markets. The results show high price persistence across markets, reflecting the strong influence of previous period prices on current prices. Furthermore, there is strong vertical market integration, with producer markets acting as price leaders, significantly influencing consumer markets, particularly in Surabaya. Conversely, the influence of consumer markets on producer markets is relatively limited, indicating a more supply-driven market system. These findings also reveal interconnected consumption across markets, indicating spatial competition. Overall, this study provides empirical evidence that cayenne pepper markets in East Java are spatially and vertically integrated, and emphasizes the strategic role of producer markets in price formation and transmission between regions.
Identifikasi Halal Critical Point (HCP) Bahan Hewani Pada Produk UMKM Rahma Bakery Banyuwangi Iid Mufaidah; Imama Nurus Izaati; Azwar Annas; Agustin Iroda; Verta Arta
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v7i2.19276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Halal Critical Point (HCP) pada bahan hewani yang digunakan dalam proses produksi roti dan kue kering di Rahma Bakery, sebuah UMKM di Banyuwangi, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah pemetaan HCP berbasis pohon keputusan dengan pendekatan purposive sampling terhadap pemilik dan karyawan bagian produksi. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa dari lima bahan hewani yang digunakan, empat bahan telah memiliki sertifikat halal, sementara satu bahan, yaitu mentega kiloan, belum tersertifikasi dan termasuk kategori HCP A1. Bahan tersebut direkomendasikan untuk diganti dengan alternatif yang telah tersertifikasi halal. Identifikasi HCP dilakukan terhadap bahan-bahan seperti susu, keju, sosis, mentega, dan telur ayam, dengan mempertimbangkan kandungan tambahan seperti enzim, emulsifier, dan bahan penyedap. Temuan ini menunjukkan bahwa pemetaan HCP efektif untuk menelusuri status kehalalan bahan dan membantu pelaku usaha dalam skema self-declare untuk sertifikasi halal. Komitmen pelaku usaha dalam memilih bahan halal berdampak signifikan terhadap kualitas produk, efisiensi biaya produksi, dan penerimaan konsumen. Penelitian ini mendukung program akselerasi sertifikasi halal nasional dan pentingnya sistem jaminan halal dalam industri pangan skala kecil dan menengah.