Feti Fatimah
Universitas Muhammadiiyah Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan, Self-Control, Gaya Hidup dan Inklusi Keuangan terhadap Perilaku Menabung pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Muhammad Ariyanto; Feti Fatimah; Wahyu Eko Setianingsih
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v6i3.2868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana literasi keuangan, pengendalian diri, gaya hidup, dan inklusi keuangan mempengaruhi kebiasaan menabung di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember. Penelitian ini penting karena menggarisbawahi pentingnya pengelolaan keuangan yang efektif untuk mencapai kesejahteraan pribadi serta tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam menabung akibat tekanan gaya hidup konsumtif dan batasan akses keuangan. Dengan memakai pendekatan kuantitatif, penelitian ini menggunakan metode survei sampel dan teknik purposive sampling pada 100 mahasiswa, dengan data yang diperoleh melalui kuesioner daring yang menggunakan skala Likert kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, pengendalian diri, gaya hidup, dan inklusi keuangan memiliki pengaruh positif serta signifikan terhadap perilaku menabung. Literasi keuangan mendorong pengambilan keputusan finansial yang lebih bijaksana, pengendalian diri membantu menahan godaan untuk berbelanja berlebihan, gaya hidup yang terstruktur meningkatkan kebiasaan menabung, dan inklusi keuangan mempermudah akses ke layanan tabungan digital. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,824 menunjukkan bahwa 82,4% dari variasi perilaku menabung dapat dijelaskan oleh variabel-variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, yang menyoroti pentingnya kebijakan pendidikan dan program inklusi keuangan yang lebih baik untuk mendorong kebiasaan menabung di kalangan mahasiswa.