Studi ini bertujuan untuk secara sistematis meninjau dan mensintesis bukti empiris dan konseptual terkini tentang peran literasi keuangan sebagai faktor fundamental dalam mendukung keberlanjutan keuangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) mengikuti pedoman PRISMA. Artikel-artikel yang relevan dikumpulkan dari basis data Scopus dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan literasi keuangan, UMKM, keberlanjutan keuangan, inklusi keuangan, dan keberlanjutan bisnis. Tinjauan ini mencakup artikel jurnal yang telah ditinjau oleh rekan sejawat yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2025. Teknik analisis tematik diterapkan untuk mensintesis temuan dan mengidentifikasi pola, mekanisme, dan kesenjangan penelitian utama di seluruh studi yang dipilih. Tinjauan ini mengungkapkan bukti yang konsisten bahwa literasi keuangan memainkan peran penting dalam meningkatkan keberlanjutan keuangan UMKM dengan meningkatkan pengambilan keputusan keuangan, manajemen arus kas, akses ke pembiayaan formal, dan manajemen risiko. Literasi keuangan juga beroperasi melalui mekanisme mediasi dan moderasi, khususnya melalui inklusi keuangan, adopsi fintech, dan kinerja keuangan. Studi-studi terbaru menyoroti pentingnya literasi keuangan digital yang semakin meningkat dalam memperkuat ketahanan UMKM di lingkungan ekonomi yang semakin digital. Studi ini terbatas karena bergantung pada data sekunder dan studi sebelumnya, yang sebagian besar bersifat lintas sektoral dan berorientasi finansial, sehingga membatasi wawasan tentang dinamika jangka panjang dan dimensi keberlanjutan non-finansial. Studi ini berkontribusi pada literatur UMKM dan literasi keuangan dengan mengkonsolidasikan bukti terkini, mengidentifikasi kesenjangan penelitian utama, dan memberikan wawasan kebijakan dan manajerial untuk mendukung pengembangan UMKM yang berkelanjutan.