Suheri
STIT Ad-Da’wah, Rangkasbitung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis dan Evaluasi Inovasi dari Sudut Pandang Lembaga Pendidikan di Era Keemasan Islam dan Kontekstualisasinya di Era Kontemporer Suheri; Susanto
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 4 No 1 (2026): TARQIYAH EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v4i1.46

Abstract

Era keemasan Islam (abad ke-8 hingga ke-13 M) merupakan periode penting dalam sejarah peradaban yang ditandai oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi pendidikan. Lembaga-lembaga seperti Baitul Hikmah, Madrasah Nizamiyah, dan Universitas Al-Qarawiyyin memainkan peran sentral dalam membentuk ekosistem intelektual yang progresif dan berakar pada nilai-nilai spiritual. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi bentuk-bentuk inovasi pendidikan yang berkembang pada masa tersebut, serta mengontekstualisasikannya dalam tantangan pendidikan modern yang diwarnai oleh digitalisasi, globalisasi, dan krisis nilai. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa prinsip integrasi ilmu dan iman, pembelajaran berbasis nilai, serta kepemimpinan transformatif tetap relevan dan dapat diadaptasi dalam sistem pendidikan kontemporer. Studi kasus terhadap lembaga pendidikan modern seperti pesantren dan sekolah berbasis integrasi menunjukkan bahwa warisan pendidikan Islam klasik mampu menjadi fondasi inovasi yang berkelanjutan dan berorientasi pada pembentukan insan kamil.   Daftar Pustaka Al-Attas, S. M. N. (1993). Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ISTAC. Al-Ghazali. (2000). Ihya’ Ulum al-Din (Vol. 1–4). Beirut: Dar al-Fikr. Azra, A. (1999). Esei-Esei Intelektual Muslim dan Pendidikan Islam. Jakarta: Logos. Makdisi, G. (1981). The Rise of Colleges: Institutions of Learning in Islam and the West. Edinburgh: Edinburgh University Press. Nasr, S. H. (2006). Science and Civilization in Islam. Cambridge: Harvard University Press. Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press. Sardar, Z. (1988). Islamic Futures: The Shape of Ideas to Come. London: Mansell. Syed, M. N. (2001). The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Kuala Lumpur: ISTAC. Syed Muhammad Naquib al-Attas. (2001). The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education, Kuala Lumpur: ISTAC. George Makdisi. (1981). The Rise of Colleges: Institutions of Learning in Islam and the West, Edinburgh: Edinburgh University Press. Azyumardi Azra.(1999). Esei-Esei Intelektual Muslim dan Pendidikan Islam, Jakarta: Logos. Ziauddin Sardar. (1988). Islamic Futures: The Shape of Ideas to Come, London: Mansell. Syed M. N. Al-Attas. (1993). Islam and Secularism, Kuala Lumpur: ISTAC. Fazlur Rahman. (1982). Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press. John W. Creswell. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. 3rd ed., Thousand Oaks: Sage Publications. Nasr, Seyyed Hossein. (2006).Science and Civilization in Islam. Cambridge: Harvard University Press. Rogers, Everett M. (2003). Diffusion of Innovations.5th ed., New York: Free Press. Fullan, Michael. (2007) The New Meaning of Educational Change. New York: Teachers College Press. Rosenthal, Franz. (1975). The Classical Heritage in Islam. London: Routledge. Gutas, Dimitri. (1998). Greek Thought, Arabic Culture: The Graeco-Arabic Translation Movement in Baghdad and Early Abbasid Society. London: Routledge. UNESCO. (2020). Al-Qarawiyyin University. World Heritage Sites Database. Berkey, Jonathan P.(1992) The Transmission of Knowledge in Medieval Cairo: A Social History of Islamic Education. Princeton: Princeton University Press. Sardar, Ziauddin. (1989). Explorations in Islamic Science. London: Mansell. Selwyn, Neil. (2016). Education and Technology: Key Issues and Debates. London: Bloomsbury. Al-Attas, Syed M. N.(1995). Prolegomena to the Metaphysics of Islam. Kuala Lumpur: ISTAC. Zuhairi, Alfi.(2021). “Integrasi Ilmu dan Iman dalam Pendidikan Islam Kontemporer,” Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 8, No. 2. Al-Ghazali. (2000). Ihya’ Ulum al-Din. Beirut: Dar al-Fikr, 2000. Hasan Langgulung. (1989). Pendidikan Islam dan Peranan Guru dalam Pembentukan Kepribadian Muslim. Jakarta: Pustaka Al-Husna. Nasr, Seyyed Hossein. (2007).  Islamic Science: An Illustrated Study. London: World Wisdom. UNESCO. (2015). Rethinking Education: Towards a Global Common Good?. Paris: UNESCO Publishing.
Ayat-Ayat tentang Tadabbur sebagai Basis Manajemen Evaluasi Pendidikan Islam Suheri; Susanto
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 4 No 2 (2026): TARQIYAH EDISI AGUSTUS 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v4i2.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ayat-ayat tentang tadabbur dalam Al-Qur’an serta relevansinya sebagai basis manajemen evaluasi pendidikan Islam. Evaluasi dalam manajemen pendidikan Islam selama ini cenderung berorientasi pada aspek kognitif, sementara dimensi afektif dan spiritual sering terabaikan. Padahal, tujuan utama manajemen pendidikan Islam adalah memastikan proses pendidikan berjalan efektif, efisien, produktif, serta berlandaskan nilai-nilai syariat Islam, sehingga menghasilkan insan beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Dengan demikian, diperlukan paradigma evaluasi yang lebih holistik dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi library research. Data primer diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang menekankan pentingnya tadabbur, seperti QS. An-Nisa: 82, QS. Muhammad : 24, dan QS. Al-Mu’minun: 68, serta kitab tafsir klasik dan kontemporer. Data sekunder berupa literatur Ulumul Qur’an, buku manajemen pendidikan Islam, dan jurnal akademik terkait. Analisis dilakukan dengan metode content analysis untuk menginterpretasikan makna ayat dan mengintegrasikannya dengan teori manajemen evaluasi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tadabbur dapat dijadikan prinsip evaluasi yang menekankan pada refleksi, pemahaman mendalam, dan internalisasi nilai Qur’ani. Tadabbur menuntun pendidik untuk introspeksi dan memperbaiki metode pembelajaran. Evaluasi berbasis tadabbur memastikan pendidikan tidak sekadar transfer ilmu, tetapi juga pembinaan hati dan akhlak. Dengan tadabbur, manajemen pendidikan Islam diarahkan pada keselarasan antara ilmu dan iman. Sehingga integrasi tadabbur dengan teori manajemen modern menghasilkan sistem evaluasi yang holistik, reflektif, kontekstual, dan spiritual. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan Ulumul Qur’an, serta manfaat praktis bagi pengelola lembaga pendidikan Islam dalam merancang evaluasi yang lebih bermakna dan sesuai dengan tujuan pendidikan Islam. Daftar Pustaka Abdul Mujib, Paradigma Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana, 2006. Al-Qur’an al-Karim. Mushaf Standar Indonesia. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Kementerian Agama RI, 2019. Al-Zarkashi, Badruddin. Al-Burhān fī ‘Ulūm al-Qur’ān. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1988. Al-Suyuti, Jalaluddin. Al-Itqān fī ‘Ulūm al-Qur’ān. Beirut: Dar al-Fikr, 1996. Anderson, Lorin W. Classroom Assessment: Principles and Practice for Effective Standards-Based Instruction. Boston: McGraw-Hill, 2003. Al-Tabari, Muhammad ibn Jarir. Jāmi‘ al-Bayān ‘an Ta’wīl Āy al-Qur’ān. Beirut: Dar al-Fikr, 1984. Al-Qurtubi, Abu ‘Abdullah. Al-Jāmi‘ li Ahkām al-Qur’ān. Beirut: Dar al-Kutub Abudin Nata, Manajemen Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana, 2009. Fattah, N., Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013 Hasan Langgulung, Asas-Asas Pendidikan Islam, Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1986. Hidayat, Komaruddin. Memahami Bahasa Agama: Sebuah Kajian Hermeneutika. Jakarta: Paramadina, 1996. Ibn Kathir, Ismail ibn Umar. Tafsīr al-Qur’ān al-‘Azīm. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1999. Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin al-Suyuthi. Tafsir Jalalain. Kairo: Dar al-Hadith, 2000. Mannan, Abdul. Pengantar Ulumul Qur’an. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2015. Arifin, Kapita Selekta Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2003. Muhaimin. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011. Rahman, Fazlur. Major Themes of the Qur’an. Chicago: University of Chicago Press, 2009. Sukmadinata, Nana Syaodih. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013. Stufflebeam, Daniel L. Evaluation Models. Boston: Kluwer Academic Publishers, 2001. Syed Muhammad Naquib Al-Attas, Islam and Secularism, Kuala Lumpur: ISTAC, 1991. Shihab, M. Quraish. Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati, 2002. Tilaar, H.A.R. Manajemen Pendidikan Nasional. Jakarta: Balai Pustaka, 2004. Zuhairin, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1995.