Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI PENURUNAN LIGNIN PULP JERAMI PADI MELALUI VARIASI WAKTU PEMASAKAN DAN KONSENTRASI NaOH Ervie Sukma Prabawati; Ahmad M Fuadi; Denanda Putri Pratami; Nurul Izzaty; Fitri Lita Agustina; Yosita Dyah Anindita; Maja Pranata Marbun
Jurnal Teknik Kimia Vol. 20 No. 2 (2025): JURNAL TEKNIK KIMIA
Publisher : Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jurnaltekkim.v20i2.56

Abstract

Abstract. Rice straw is one of the agricultural wastes that is only used for animal feed or simply discarded into the environment. The high cellulose content in rice straw allows this material to be used as the main source for pulp production. Pulp processing using the kraft process involves mixing the kraft process involves mixing rice straw raw materials with Na2S and NaOH cooking solutions. The concentration of the Na2S cooking solution was 4%, while the NaOH concentration varied between 0%, 1%, 3%, and 5% with cooking times of 30 minutes, 60 minutes, 90 minutes, and 120 minutes. After cleaning, the raw material was dried in an oven until its weight was constant. This study aims to determine how cooking time and the effect of sodium hydroxide concentration affect the low lignin level in rice straw using the kraft process. The results obtained from this process are the calculation of the kappa number and lignin content. Cooking was carried out for 30 minutes with a Na2S concentration of 4% and a NaOH concentration of 0%, and the highest lignin content was 3,057%. In 120 minutes of cooking at a concentration of 5% NaOH, the lowest lignin content was 0,898%.
Penerapan Filtrasi Berlapis Zeolit, Karbon Aktif dan Greensand untuk Air Bersih di Desa Sumberejo, Tuban Yosita Dyah Anindita; Maja Pranata Marbun; Ervie Sukma Prabawati; Ratih Estu Nungraeni; Heni Fidyaningrum; Luqman Randyan Hakim; Nova Dwi Saputra
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8380

Abstract

Ketersediaan air bersih yang belum memenuhi standar kesehatan masih menjadi permasalahan di berbagai wilayah pedesaan, termasuk Desa Sumberejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Masyarakat setempat masih banyak memanfaatkan air tanah dari sumur gali dan sumur bor dangkal yang kualitas airnya tidak sesuai standar air bersih, ditandai dengan warna kekuningan, bau, dan endapan akibat kandungan polutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air bersih melalui penerapan teknologi filtrasi berlapis yang terdiri dari pasir silika, karbon aktif, zeolite dan manganeese greensand yang mudah diaplikasikan oleh masyarakat, sekaligus meningkatkan pengetahuan dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan air bersih. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel air tanah, perancangan dan pembuatan unit filtrasi berlapis berbahan ember cat bekas dengan media filtrasi berlapis, serta kegiatan penyuluhan dan demonstrasi kepada masyarakat di Balai Desa Sumberejo yang diikuti oleh 25 warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa unit filtrasi yang diterapkan mampu memperbaiki kualitas air secara fisik, ditandai dengan peningkatan kejernihan, berkurangnya aroma, dan penurunan endapan secara visual. Selain itu, kegiatan penyuluhan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya air bersih, prinsip kerja filtrasi, serta cara perakitan dan perawatan alat. Penerapan teknologi filtrasi sederhana berbasis teknologi tepat guna ini berpotensi menjadi solusi alternatif yang efektif dan berkelanjutan dalam penyediaan air bersih di wilayah pedesaan dengan permasalahan serupa.