Perusahaan Subsektor Pariwisata berpotensi secara mengegolah jasa terhadap pelanggan. Hal ini menunjukkan bahwa laporan keuangan yang tersedia dalam perusahaan menggambarkan kemampuan perusahan tersebut untuk menghasilkan laba atau profit dalam upaya meningkatkan nilai pemegang saham.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Nett Profit Margin, Return On Equity dan Return On Asset terhadap nilai perusahaan (TobinsQ) pada Perusahaan Sub Sektor Pariwisata yang Terdaftar di BEI Tahun 2020-2023. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : dilihat dari persamaan regresi linier berganda Y = 37.051 + 0.054 X1-1.599 X2 + 0.842 X3 + e hal ini menunjukkan bahwa Nett Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE) dan Return On Asset (ROA) dapat meningkatkan nilai perusahaan pada perusahaan Subsektor Pariwisata. Terbukti dari hasil analistis yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa nilai Adjusted R square (R2) sebesar 0,160 (16%) angka tersebut menggambarkan bahwa presentase sumbangan pengaruh variabel independen Nett Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE) dan Return On Asset (ROA) terhadap variabel dependen Nilai Perusahaan (TobinsQ) sebesar 16% sedangkan sisanya yaitu 84% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa variabel Nett Profit Margin (NPM), Return On Equity (ROE) dan Return On Asset (ROA) secara bersama-sama mempengaruhi Nilai Perusahaan (TobinsQ). Hal ini menunjukkan nilai sig F (0,026) < 0,05. Hasil uji t juga menunjukkan bahwa variabel Nett Profit Margin (NPM) tidak mempengaruhi Nilai Perusahaan ditunjukkan dengan nilai sig t (0,563)>α (0,05), variabel Return On Equity (ROE) mempengaruhi Nilai Perusahaan (TobinsQ) ditunjukkan dengan nilai sig t (0,031) < α (0,05). Dan variabel Return On Asset (ROA) tidak mempengaruhi Nilai Perusahaan (TobinsQ) ditunjukkan dengan nilai sig t (0,632) > α (0,05). Perusahaan Subsektor Pariwisata yang terdaftar di BEI tahun 2019-2023 sebaiknya melakukan Peningkatan Nilai Perusahaan secara rutin guna mengevaluasi dan menghindari adanya faktor-faktor yang dapat menghambat kinerja keuangan dan calon investor yang berkeinginan berinvestasi agar lebih memperhatikan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba.