Faisal Akhmal Muslikh
Program studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Hang Tuah, Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PREDIKSI FARMAKOKINETIK DAN POTENSI AKTIVITAS BIOLOGIS SENYAWA FENOLIK DARI TABAT BORITO (Ficus deltoidea) Faisal Akhmal Muslikh
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 2 (2024): Volume 1 No 2
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i2.16905

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas yang memiliki keragaman ekosistem, spesies dan genetik. Tabat barito (Ficus deltoidea) adalah tumbuhan obat yang secara tradisional digunakan untuk afrodisiak alami terhadap wanita, selain itu tanaman ini memiliki manfaat sebagai antimikroba, antidiabetes, antihipertensi dan antikanker. Penelitian ini mengkaji mengenai prediksi potensi farmakokinetik dan aktivitas biologis senyawa fenolik yang terkandung dalam Ficus deltoidea, meliputi senyawa vanillic acid, quinic acid, dan azelaic acid. Analisis farmakokinetik dilakukan menggunakan webtool SwissADME, sedangkan untuk potensi aktivitas biologis menggunakan Way2Drug. Hasil analisis farmakokinetik menunjukkan bahwa vanillic acid dan azelaic acid memiliki absorbsi gastrointestinal yang baik dan tinggi, sedangkan quinic acid memiliki absorbsi yang rendah. Selain itu, hanya azelaic acid yang mampu menembus sawar darah otak. Prediksi aktivitas biologis menggunakan PASS mengungkapkan bahwa vanillic acid berfungsi sebagai chlordecone reductase inhibitor, dengan potensi menghambat proliferasi sel kanker. Quinic acid berperan sebagai sugar-phosphatase inhibitor, yang penting untuk respon seluler terhadap gangguan metabolik, sementara azelaic acid bertindak sebagai ubiquinol-cytochrome-c reductase inhibitor untuk menghambat pertumbuhan tumor. Hasil ini memperkuat potensi senyawa fenolik Ficus deltoidea dalam aplikasi terapeutik, terutama untuk pengobatan kanker dan gangguan metabolik.