Mia Atlantic
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Audiovisual Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Terhadap Pengetahuan Remaja Putri di MAN 1 Jakarta Barat Nur Azizah Nofiyana Sholehah; Cicielia Ernawati Rahayu; Mia Atlantic
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan kanker agresif dan ancaman serius bagi perempuan. Data dari Globocan mencatat bahwa dari total 396.914 kasus kanker di Indonesia dan 68.858 kasus (16,6%) merupakan kanker payudara, dengan angka kematian yang mencapai 22.000 jiwa (Kemenkes RI, 2022). Penyebab pasti dari kanker payudara belum diketahui secara jelas, beberapa faktor risiko telah diidentifikasi, seperti riwayat keluarga, perubahan hormonal, usia menarche yang terlalu dini (kurang dari 12 tahun), kelebihan berat badan, konsumsi lemak tinggi, stres psikologis yang berkepanjangan, serta faktor eksternal lainnya. (Olfah et al., 2019). Untuk itu perlu upaya promotive dalam hal ini meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini kanker payudara seperti SADARI terutama pada remaja putri. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audiovisual terhadap pengetahuan remaja putri. Metode: Penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test melibatkan 38 responden, dengan menggunakan purposive sampling. Hasil: Hasil didapat dengan analisis univariate dan bivariate dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan setelah intervensi dengan p value < 0,01. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan berbasis audiovisual efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai SADARI.
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Oksigenasi dengan Posisi Semi Fowler dan Inhalasi dalam Mengatasi Bersihan Jalan Napas di Instalasi Gawat Darurat indri maria sihombing; Mia Atlantic; Ns. Cicelia Ernawati Rahayu
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Pneumonia is characterized by fever and increased phlegm production which can inhibit the effectiveness of airway clearance, causing shortness of breath. Data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI) recorded 877,531 cases of pneumonia in all age groups, the increasing number of cases requires more comprehensive care to prevent complications, namely respiratory failure. The need for oxygen is one of the basic demands that people have to maintain physiological and psychological balance. One of the components of gas, oxygen is very important in the metabolic process that keeps all body cells alive. Objective: To obtain an overview of nursing care in meeting oxygenation needs through the use of the semi-Fowler position and inhalation as an effort to overcome airway clearance disorders Research Method: Case study conducted on 2 respondents. The intervention given was the provision of a semi-Fowler position and inhalation in the Emergency Installation of Sumber Waras Hospital. Research Results: after the intervention of providing a semi-fowler position and inhalation during the Emergency Room, both respondents experienced an increase in oxygen saturation of around 3% -6%, shortness of breath decreased from 25x/minute to 21x/minute, and were able to expel 2-3cc of thick, green, and smelly sputum. Conclusion: Providing a semi-fowler position and inhalation has been proven to reduce shortness of breath, expel sputum and increase oxygen saturation.