Hendra
Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH LEVERAGE, PROFITABILITY, MARKET RATIO DAN BETA SAHAM TERHADAP RETURN SAHAM: Studi Kasus Pada Perusahaan di Sub Sektor Heavy Constructions & Civil Engineering yang tedaftar di BEI periode tahun 2019-2023 Rudy Syafariansyah Dachlan; Ali Mushofa; Hendra; Daniel Fremont
Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syari'ah Vol. 13 No. 2 (2024): September
Publisher : Economic Faculty, University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memperoleh tingkat pengembalian yang tinggi menjadi tujuan investor dalam berinvestasi. Namun investor dalam melakukan investasi tidak dapat memprediksi dengan pasti hasil yang akan diperolehnya. Ini merupakan resiko yang harus dihadapi dan ditakar investor. Kondisi ini terlihat pada perusahaan-perusahaan di Sub Sektor Heavy Constructions & Civil Engineering Yang tedaftar di BEI periode tahun 2019-2023. Terjadi fluktuasi selama periode tersebut dan return saham cenderung mengalami penurunan. Volatilitas pergerakan harga pasar saham berpengaruh langsung terhadap return / capital gain saham. Leveraging dari hutang juga menjadi daya ungkit pencapaian profitabilitas perusahaan. Market ratio akan menunjukkan pada investor seberapa besar earning yang mereka terima atas investasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Leverage, Profitability, Market Ratio dan Beta Saham Berpengaruh Terhadap Return Saham Sub Sektor Heavy Constructions & Civil Engineering Tahun 2019-2023 secara parsial maupun simultan. Disimpulkan bahwa Return Saham perusahaan-perusahaan Sub Sektor Heavy Constructions & Civil Engineering yang tedaftar di BEI selama periode tahun 2019-2023 secara parsial dipengaruhi signifikan oleh variabel DER dan PER. Sedangkan variabel ROA dan BETA tidak berpengaruh terhadap Return Saham. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap return saham.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED, MARKET VALUE ADDED, FINANCIAL VALUE ADDED DAN REFINED ECONOMIC VALUE ADDED PADA PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA SEKTOR ENERGI PERIODE 2019-2023 Rudy Syafariansyah; Agus Riyanto; Hendra
OBOR: Oikonomia Borneo Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : University of Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/obor.v7i1.3437

Abstract

The study aims to analyze the financial performance of energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2019-2023 period. The evaluation was carried out using four value-added methods, namely EVA, MVA, FVA and REVA.This type of research uses descriptive quantitative, with the object of research on three coal mining sub-sector companies, namely PTBA, SMMT and TCPI. Data obtained from the company's annual financial statements over a five-year period. The results showed that each company has diverse financial performance. PT Bukit Asam Tbk shows a more stable and positive performance than the other two companies. The analysis with the four methods provides relevant information to evaluate the sustainability of value creation and strategic decision making, especially in the energy sector that faces global challenges and energy transition regulations.
Penerapan Metode Break Even Point Pada UMKM Warung Kopi Erchola Muara Wahau Rudy Syafariansyah Dachlan; Ali Mushofa; Hendra; Angelika Fera
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 02 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v8i02.2911

Abstract

Perencanaan laba menjadi bagian yang penting dalam berusaha. Tentunya sebelum laba direncanakan, perlu diketahui terlebih dahulu titik impas atau break even point yang menunjukkan kondisi dimana perusahaan telah menutup seluruh biayanya walaupun belum memperoleh laba. Mitra kegiatan adalah UMKM ERCHOLA, bergerak di bidang perdagangan minuman kopi (coffee shop). Usaha ini berlokasi di Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur. Konsumen adalah warga Muara Wahau dan sekitarnya. Proses usaha sederhana, yaitu menjual dan menyajikan berbagai jenis minuman kopi dan beberapa cemilan ditempat usahanya. Konsumen datang untuk minum di tempat atau take away. Proses usaha dibantu oleh beberapa orang karyawan. Perolehan laba menjadi sangat penting untuk menjamin kelangsungan usaha ini. Dalam prakteknya, pemilik usaha telah melakukan pencatatan keuangan secara sederhana dengan mencatat penerimaan dan pengeluaran usahanya. Dengan penerapan Metode BEP, menggunakan pendekatan matematis dan kuantitatif, dengan memperhitungkan biaya dan volume penjualan akan bermanfaat bagi pengusaha sehingga mampu menentukan titik impas usahanya, menghitung bagian biaya tetap dan bagian biaya variabel hingga menentukan target penjualan untuk perencanaan laba setelah titik impasnya ditentukan. Metode Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan cara pengajaran langsung, penjelasan dan diskusi. Tahapan yang dilakukan adalah Mengumpulkan data laporan keuangan UMKM Erchola; Merekap data penjualan dan volume penjualan; Melakukan pengelompokan biaya yang terdiri atas biaya tetap dan biaya variabel; Menghitung pencapaian titik impas dengan metode Break Even point (BEP); Menjelaskan hasil perhitungan dan diskusi. Kegiatan ini bertujuan agar UMKM ERCHOLA dapat menghitung titik impas usahanya dengan Metode BEP. Menggunakan metode ini, diharapkan dapat membantu UMKM ERCHOLA menghitung break even usahanya dan merencanakan labanya. Penggunaan metode BEP pada Warung Kopi Erchola sangat bermanfaat bagi perusahaan. Pengusaha dapat lebih efektif merencanakan penjualannya termasuk memproyeksikan penjualan untuk memperoleh laba sehinggan disarankan agar Warung Kopi Erchola memanfaatkan metode BEP saat mengelola usahanya.