Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Respon Pertumbuhan Bibit Karet(Haevea Brasiliensis Muell. Arg) Terhadap Pemberian Trichokompos Dan Berbagai Media Tanam: Rubber Seed Growth Response (Haevea Brasiliensis Muell. Arg) On Giving Trichocompos And Various Planting Media Yeremias Arbel Kabellen; Iin Arsensi; Purwati
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12 No 2 (2023): Jurnal llmu Pertanian Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kombinasi pemberian berbagai dosis pupuk Trichokompos dan Media Tanam terhadap pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg). Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, mulai bulan Maret sampai bulan Juni 2021. Tempat penelitian Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan percobaan faktorial 4 x 4 yang teridiri dari 3 ulangan. Faktor pertama adalah Kotoran Sapi (S) yang teridiri dari 4 taraf yaitu : T0 kontrol, T1 50 g/polybag, T2 75 g/polybag, dan T3 100 g/polybag. Faktor kedua adalah Media (M) yang terdiri dari 4 taraf yaitu : M0 Tanah, M1 tanah + sekam + pasir (1:1:2), M2 tanah + sekam + pasir (1:1:2), dan M3 tanah + sekam + pasir (1:1:2). Variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian pupuk Trichokompos dan Media Tanam tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Sedangkan pada interkasi kedua perlakuan berberpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun umur 90 HST dengan perlakuan terbaik yaitu T3M2 (100 g/polybag dengan kombinasi media (2:1:1). Kata Kunci : Karet Okulasi, Media Tanam, Pupuk Organik..
UJI APLIKASI PUPUK PATEN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KARET (Hevea brasiliensis Muell.Arg) Iin Arsensi; Purwati; Arif Fathur Rahman
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 1 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i1.3046

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang sering muncul dalam pembibitan tanaman karet terletak pada aspek pemupukan. Pemilihan jenis pupuk yang tepat, dosis yang sesuai, dan jadwal aplikasi yang benar menjadi tantangan utama. Keberhasilan pemupukan dipengaruhi oleh beberapa factor seperti dosis pupuk, jenis pupuk, waktu dan frekuensi pemupukan, cara pemupukan dan pengendalian gulma. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit karet (Hevea brasiliensis Muell.Arg) pada aplikasi berbagai dosis pupuk PATEN. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Mahakam Samarida. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga total pengamatan adalah 20 unit tanaman. P0 (Kontrol = tanpa aplikasi PATEN); P1 (aplikasi PATEN 5 gram/tanaman); P2 (aplikasi PATEN 10 gram/tanaman); P3 (aplikasi PATEN 15 gram/tanaman). Hasil penelitian menunjukan tidak adanya pengaruh yang nyata berbagai dosis pupuk PATEN terhadap pertambahan tinggi tanaman, pertambahan diameter batang serta jumlah daun tanaman karet dalam usia 30, 60, dan 90 HSP. Kata kunci : aplikasi, karet dan pupuk paten
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN KELAPA SAWIT(Elaeis guineensis Jacq.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUKSP 36 DAN BOKASI DAUN KETAPANG DI PRE NURSERY: GROWTH RESPONSES OF OIL PALM PLANTS (Elaeis guineensis Jacq.) ON FERTILIZER APPLICATIONSP 36 AND BOKASI LEAF KETAPANG IN PRE NURSERY Iin Arsensi; Purwati; Leonardus Avelino Dogon
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i2.3304

Abstract

ABSTRACK penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan Pupuk Bokasi daun ketapang terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit, mengetahui pengaruh pupuk SP 36 terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit dan mengetahui interkasi pupuk Bokasi dan pupuk SP 36 terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan, dimulai dari awal bulan juli sampai dengan November 2022 dan bertempat di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda. Metode penelitian ini menggunakan percobaan faktorial 4 x 4 yang terdiri dari 3 ulangan yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah pupuk SP 36 (S) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: S0 = (kontrol), S1 = 2,25 g/polybag, S2 = 4,5 g/polybag, S3 = 6,25 g/polybag, faktor kedua pupuk Bokasi (B) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: B0 = (kontrol), B1 (Bokasi) = 120 g/polybag, B2 = 135g/polybag, B3 = 150g/polybag. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemberian jenis pupuk SP 36 berpengaruh nyata terhadap rata-rata tinggi tanaman, Panjang daun. Pemberian perlakuan terbaik terdapat pada S3 yaitu 6,25 g/polybag. Selanjutnya pemberian pupuk bokasi daun ketapang berpengaruh nyata terhadap rata-rata tinggi tanaman, panjang daun. Pemberian perlakuan terbaik terdapat pada B3 yaitu 150 g/polybag. Kemudian interaksi pupuk SP 36 dengan dosis 6,25 g/polybag dan pupuk Bokasi daun ketapang dengan dosis 150 g/polybag sudah mencukupi kebutuhan unsur hara pada bibit kelapa sawit (Elaeis guneensis Jacq.) di pre nursery. Dari hasil penelitian dapat disarankan untuk menggabungkan pupuk bokasi daun Ketapang 150 g/polybag dan pemberian pupuk SP 36 dengan dosis 6, 25 g/polybag karena memberikan pertumbuhan bibit kelapa sawit yang terbaik di pre nursery. Kata kunci : Pre Nursery, Pupuk Bokasi, Pupuk Sp 36