mohamad husni
universitas widya gama mahakam samarinda

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA PEMERINTAH DESA MENDORONG PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN DESA NGAYAU KECAMATAN MUARA BENGKAL KABUPATEN KUTAI TIMUR muhammad kasim makarno; mohamad husni; suryani suryani
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 1 No. 2 (2016): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v1i2.15

Abstract

Desa sebagai ujung tombak pembangunan masyarakat perlu untuk terus dikembangkan. Salah satunya dengan meningkatkan partisipasi masyarakat, karena pembangunan tersebut akan dinikmati oleh masyarakat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi lebih dalam mengenai  Upaya Pemerintah Desa Mendorong Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Desa Ngayau Kecamatan Muara Bengkal Kabupaten Kutai Timur. Dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif.Dengan berfokus pada Melakukan kegiatan pembinaaan kepada masyarakat, Melakukan kegiatan pembangunan melibatkan masayarakat, Melakukan kegiatan musrenbang melibatkan masyarakat, Melibatkan masyarakat dalam pelestarian kesenian tradisional. Adapun Faktor pendukung dan sekaligus faktor kekuatan upaya pemerintah Desa mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun Desa adalah hal ini disebutkan dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Didalam melakukan pembinaan seharusnya pemerintah Desa melibatkan seluruh masyarakat khususnya pemuda agar SDM Desa Ngayau bisa baik dan meningkat. Pelibatan masyarakat didalam pembangunan Desa, pemerintah seharus mensosialisasikan tentang pentingnya pelibatan masayarakat didalam pembangunan desa dengan gotong royong. Keterlibatan masyarakat didalam musawarah perencanaan pembangunan sangat kurang, pemerintah Desa seharusnya memberikan kesempatan masayarakat untuk ikut serta dan menyampaikan aspirasinya sendiri. Pemerintah Desa melalui Tokoh Adat harus mensosialisasikan lagi tentang pentingnya mengembangkan dan melestarikan kesenian tradisional.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN FISIK DI DESA PA’ PAYAK KECAMATAN KRAYAN KABUPATEN NUNUKAN mohamad husni; juli wildesen
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 1 No. 2 (2016): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v1i2.17

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Peran Kepemimpinan Kepala Desa dalam Pembangunan   Fisik   di   Desa,   kemampuan   Kepala   Desa   sebagai   Fasilitator, Mediator   dan   Motivator   dalam   meningkatkan   pembangunan   desa   di   Desa Pa’Payak berjalan baik, menyelenggarakan pemerintahan desa yang sesuai dengan aspirsai  masyarakat,  serta  peningkatan  pembangunan  yang  selalu  berorientasi kepada  kepentingan  umum  dan  bekerja  sama  dengan pihak  Pemerintah  untuk memperlancar dan mempercepat pembangunan desa.Penelitian ini  dilaksanakan  di  Desa  Pa’Payak.  Jenis  penelitian  yang digunakan  adalah  penelitian  kualitatif,  yaitu  penelitian  yang  dilakukan  pada kondisi  obyek  yang  alami,  data  yang  dihasilkan  bersifat  deskriptif  dan  analisis data  dilakukan  secara  induktif.  Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  penelitian Wawancara,   Observasi,   dan   Dokumentasi.   Untuk   menentukan   informasi dilakukan dengan metode snowball sampling.Temuan  dari  penelitian  ini  bahwa  Peran  Kepemimpinan  Kepala  Desa Dalam  Pembangunan  Fisik  Di  Desa  Pa’Payak  Kecamatan  Krayan  Kabupaten Nunukan  adalah  Peran  Kepala  Desa  sebagai Fasilitator,  Mediator  dan  sebagai Motivator  dalam  pembangunan  fisik.  Kepala  Desa  telah  melaksanakan  tugas  dan fungsinya  hanya  saja  dalam  melaksanakan  perannya  terdapat  beberapa  kendala sehingga perlu  dicarikan  jalan  keluarnya  agar  pembangunan  yang  ada  di  Desa Pa’Payak  sesuai  dengan  aspirsai  masyarakat,  serta  peningkatan  pembangunanyang selalu beorientasi kepada kepentingan umum.
Peran Kepemimpinan Kepala Desa dalam pembangunan Fisik Di Desa Pa’ Payak kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara m z arifin; mohamad husni; juli wildesen
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 2 No. 1 (2017): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v2i1.18

Abstract

Peran Kepemimpinan Kepala Desa dalam Pembangunan Fisik di Desa serta kemampuan Kepala Desa sebagai Fasilitator, Mediator dan Motivator dalam meningkatkan pembangunan desa di Desa Pa’Payak menjadi tuntutan masyarakat. Sehingga diharapkan penyelenggaraan pemerintahan desa dapat sesuai dengan aspirasi masyarakat, serta peningkatan pembangunan yang selalu berorientasi kepada kepentingan umum dan bekerja sama dengan pihak Pemerintah untuk memperlancar dan mempercepat pembangunan desa.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, bersifat deskriptif dengan analisis data secara induktif. Pengumpulan data dilakukan dengan penelitian Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Untuk menentukan informasi dilakukan dengan metode snowball sampling. Temuan dari penelitian ini bahwa Peran Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pembangunan Fisik Di Desa Pa’Payak Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan adalah Peran Kepala Desa sebagai Fasilitator, Mediator dan sebagai Motivator dalam pembangunan fisik. Kepala Desa telah melaksanakan tugas dan fungsinya hanya saja dalam melaksanakan perannya terdapat beberapa kendala sehingga perlu dicarikan jalan keluarnya agar pembangunan yang ada di Desa Pa’Payak sesuai dengan aspirasi masyarakat, serta peningkatan pembangunan yang selalu beorientasi kepada kepentingan umum.
ANALISIS MINAT REMAJA DALAM BERORGANISASI DI KELURAHAN LEMPAKE KOTA SAMARINDA SAID ZULKIFLI; MOHAMAD HUSNI; DINA AKMILA
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 3 No. 1 (2018): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/fpb.v3i1.397

Abstract

ABSTRAK Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa, kisaran umur dari 10 hingga 24 tahun. Di masa inilah seseorang mencari jati diri untuk membentuk karakter kepribadian, seperti pengalaman baru maupun teman baru. Tujuan penelitian untuk mengetahui minat serta faktor pendukung dan faktor penghambat remaja di Kelurahan Lempake, dan difokuskan pada tiga faktor yaitu faktor dorongan dari dalam diri, faktor motivasi sosial, dan faktor emosional. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif, dimana teknik analisisnya menggunakan analisis data model interaktif. Hasil analisis data diketahui bahwa minat remaja didasari dari faktor dorongan dari dalam diri, faktor motivasi sosial, dan faktor emosional. Akan tetapi dari tiga faktor tersebut yang sangat berperan ialah faktor motivasi sosial. Faktor pendukung remaja dalam berorganisasi selain yaitu lingkungan tempat tinggal, keluarga, dan teman, sedangkan untuk faktor yang menghambat minat tidak ada akan tetapi terkadang faktor yang menghambat remaja untuk mengikuti kegiatan organisasi yaitu waktu kuliah yang berbenturan dengan kegiatan organisasi. Kata kunci : Minat, Remaja, Organisasi ABSTRACT Adolescence is a transition period from childhood to adulthood, age range from 10 to 24 years. It is at this time that someone searches for identity to shape personality traits, such as new experiences and new friends. The purpose of the study was to determine the interests and supporting factors and inhibiting factors of adolescents in Kelurahan Lempake, and focused on three factors, namely internal motivation, social motivational factors, and emotional factors. This type of research is qualitative research, where the analysis technique uses interactive model data analysis. The results of the data analysis revealed that adolescent interest was based on internal motivation, social motivation, and emotional factors. However, of the three factors that are very important is the social motivation factor. Supporting factors of adolescents in organizing other than the environment where they live, family, and friends, while for factors that inhibit interest there are no but sometimes factors that hinder adolescents from participating in organizational activities, namely college time that collide with organizational activities. Keywords: Interest, Adolescence, Organization