Dana Mulanda Mulanda
Universitas Negeri Padang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGGUNAAN METODE PLS DALAM MENGANALISIS DATA PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PUBLIK Dana Mulanda Mulanda; Azmi Fitrisia; Ofianto
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 1 (2023): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan dalam pengelolaan data akan menghasilkan karya penelitian yang ilmiah yang baik. Aplikasi saat ini yang digunakan dalam pengelolaan data kuantitatif adalah dengan menggunakan aplikasi Smart-PLS 3.3.3 Aplikasi Smart-PLS 3.3.3 merupakan aplikasi yang ringan dan tidak membutuhkan banyak RAM yang digunakan. Tujuan dari di gunakannya aplikasi ini sebagai salah satu metode yang memudahkan seseorang dalam melakukan pengolahan data kuantitatif. Penggunaan metode PLS ini di terapkan pada semua skala data yang tidak menggunakan banyak asumsi. Selain dapat di jadikan sebagai media pengolahan data aplikasi ini juga dapat di gunakan sebagai konfirmasi teori juga yang dapat membangun hubungan yang belum ada landasan teorinya atau untuk pengujian proposisi. Penggunaan metode PLS dalam menganalisis data persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik akan mempermudahkan dalam pengurutan data di lapangan dan dengan menggunaan metode ini teori-teori yang disertakan akan terkonfirmasi hubungannya. Metode yang di gunakan dalam artikel ini adalah metode kajian pustaka. Data yang di gunakan berupa data sekunder yang terdiri dari buku dan jurnal yang di gunakan untuk bahan acuan. Hasil penelitian dengan metode PLS ini adalah untuk mengetahui data kuantitatif terhadap perspektif masyarakat terkait pelayanan publik.
MEMBANGUN MASYARAKAT PARTISIPATIF DENGAN APLIKASI PINTAR DI ERA KEBIJAKAN PUBLIK Ridwan Kurnia Rahim Rahim; Dana Mulanda Mulanda; Kennywan Leo Arischa Arischa; Aldri Frinaldi Frinaldi; Syamsir Syamsir; Nora Eka Putri Putri
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak signifikan dalam transformasi masyarakat modern, terutama dalam konteks kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana implementasi aplikasi pintar dapat menjadi katalisator dalam membangun masyarakat partisipatif di era kebijakan publik. Studi ini fokus pada peran aplikasi pintar sebagai alat untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik. Melalui analisis literatur dan studi empiris, penelitian ini mencoba mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mendukung keberhasilan implementasi aplikasi pintar dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pintar dapat memfasilitasi akses informasi yang lebih cepat, memungkinkan komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, serta memberikan platform untuk kolaborasi aktif. Masyarakat yang terlibat dalam penggunaan aplikasi pintar cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kebijakan publik dan merasa lebih terlibat dalam proses pembuatan keputusan. Namun, penelitian juga menyoroti beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti aksesibilitas teknologi yang tidak merata, kekhawatiran privasi, dan perbedaan tingkat literasi digital di antara anggota masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya upaya yang berkelanjutan dari pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk memastikan bahwa implementasi aplikasi pintar berjalan secara inklusif dan merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa membangun masyarakat partisipatif dengan aplikasi pintar di era kebijakan publik merupakan langkah positif dalam meningkatkan efektivitas kebijakan dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Meskipun tantangan ada, potensi positif dari integrasi teknologi dalam proses partisipatif menunjukkan arah yang menjanjikan untuk mewujudkan masyarakat yang lebih demokratis dan responsif terhadap kebutuhan kolektif
IMPLEMENTASI TEORI GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN KINERJA ADMINISTRASI PUBLIK Dana Mulanda Mulanda; M. Fachri Adnan Adnan
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi teori Good Governance dalam meningkatkan kinerja administrasi publik. Good Governance dianggap sebagai kerangka kerja yang esensial untuk mencapai tata kelola yang efektif, transparan, dan akuntabel dalam administrasi publik. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan studi literatur untuk mengevaluasi konsep Good Governance dan menerapkannya dalam konteks administrasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Good Governance dalam administrasi publik melibatkan beberapa aspek kunci, termasuk partisipasi masyarakat, akuntabilitas, transparansi, aturan hukum, dan efisiensi. Upaya untuk meningkatkan kinerja administrasi publik harus didasarkan pada prinsip-prinsip Good Governance ini. Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, pemantauan pelaksanaan kebijakan, dan pertanggungjawaban pemerintah menjadi kunci untuk mencapai Good Governance. Selain itu, perlunya memperkuat kapasitas dan integritas lembaga-lembaga administrasi publik sebagai bagian dari implementasi Good Governance. Sistem manajemen yang efektif, pengembangan sumber daya manusia, dan penerapan teknologi informasi dapat mendukung pencapaian tujuan Good Governance dalam meningkatkan kinerja administrasi publik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk pemahaman tentang pentingnya mengintegrasikan teori Good Governance dalam konteks administrasi publik. Implikasi praktisnya adalah bahwa penerapan Good Governance dapat menjadi landasan untuk perbaikan sistem administrasi publik yang lebih responsif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dan praktisi administrasi publik dalam mengoptimalkan kinerja sistem administrasi publik melalui penerapan prinsip-prinsip Good Governance.