Azmi Fitrisia
Program Studi Magister Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ilmu Pengetahuan dan Etika Kennywan Leo Arischa Kennywan; Azmi Fitrisia; Ofianto
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 1 (2023): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu menempati posisi tertinggi dalam kebudayaan umat manusia. Penguasaan ilmu pengetahuan dapat menunjukkan status dan prestise suatu bangsa. Melalui nalar manusia, ilmu pengetahuan telah mengubah pola kebudayaan tradisional menjadi modern. Perkembangan ilmu pengetahuan perlu diiringi dengan moral dan etika, agar kemajuan ilmu pengetahuan tidak berdampak buruk bagi manusia dan kemanusiaan. Moral diharapkan dapat menjadi acuan perbuatan manusia melalui penilaian kebenaran suatu tindakan. Moral tersebut dapat diukur dalam suatu sistem nilai berupa nilai dan norma yang mengatur manusia dalam berbuat dan bertingkah, yang disebut etika. Ilmu dan etika tidak dapat dipisahkan dari kelompok orang yang berilmu (ilmuwan), agar dapat mengemban tanggung jawabnya dalam meningkatkan kesejahteraan manusia serta menerapkan penemuannya untuk keperluan umat manusia, mengungkapkan suatu kebenaran ilmu dan dampaknya, serta untuk mengembangkan kebudayaan dalam negeri. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui makna ilmu pengetahuan, etika, dan tanggung jawab ilmuwan. Artikel ini ditulis dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan.
FILSAFAT ILMU DALAM PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Geraldine Dwitiya Putri Kirana Geraldine; Azmi Fitrisia; Ofianto
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 1 (2023): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat yaitu dasar atau landasan pemikiran manusia di dunia akademis sebagai landasan pemikiran untuk dapat mencari serta mendalami ilmu pengetahuan. Semenjak lahir dan berkembangnya filsafat dan ilmu pengetahuan, hal ini berpengaruh besar dalam dunia akademik. Dilihat menurut sejarah filsafat dan keberadaan ilmu pengetahuan, ilmu terus beradaptasi dengan dinamika setiap waktu untuk memenuhi tuntutan zaman. Pada dasarnya pemikiran sebelumnya telah berubah, sehingga dilakukan penyelidikan mendalam untuk memecahkan permasalahan yang ada. Penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi literatur, yaitu dalam mengumpulkan informasi data yang relevan diambil dari berbagai sumber kepustakaan seperti, buku, jurnal, berita, internet yang sesuai dengan topik pembahasan. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa Ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0 dalam keberadaan serta pengembangannya selalu saling mempengaruhi. Inovasi teknologi secara pesat mempunyai dampak positif dan negatif. Filsafat ilmu sebagai dasar bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus melapisi kontekstualitas supaya kesadaran akan pemanfaatan teknologi tetap berada pada koridor kepentingan bersama. Penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0 juga harus bisa dikendalikan dengan tidak boleh terlepas pada filsafat ilmu dan adanya etika ilmiah supaya tidak semakin jauh dari nilai-nilai etik. Implikasi filsafat ilmu terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0 adalah sebagai sarana pengujian penalaran ilmiah, sehingga orang menjadi kritis terhadap kegiatan ilmiah.
KONSTRUKSI EPISTEMOLOGI ILMU PENGETAHUAN Ashilah Puti Salsabila Arfi Ashilah; Azmi Fitrisia; Ofianto
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 1 (2023): May
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keseluruhan topik artikel ini adalah perkembangan konstruksi epistemologi sains dan filsafat sains. Karena filsafat ilmu selalu menjadi tolak ukur perkembangan ilmu pengetahuan, maka terdapat keterkaitan yang erat antara keduanya. Landasan konstruksi epistemologis ilmu yang berkembang adalah filsafat ilmu. Sebagian dari perbaikan epistemologi sains tidak dapat dipisahkan dari landasan maju cara berpikir sains. Substansi sains masa kini tidak dapat dipisahkan dari dasar penalaran sains. Perspektif lain yang mengikat sains adalah otentisitas dan visi yang didukung kuat oleh kemajuan perkembangan epistemologis sains dalam peradaban saat ini seperti saat ini. Selain itu, ada metode kualitatif yang memanfaatkan studi kepustakaan. Metode ini melibatkan pemeriksaan sumber teks yang berhubungan dengan kajian yang sedang dibahas. Selain itu, penelitian dokumen juga digunakan dalam penelitian ini. Selain itu, ada metode analisis yang digunakan, yaitu metode pendokumentasian penelitian atas hasil penelitian terdahulu yang dikaitkan dengan filsafat ilmu. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat buku-buku pelajaran, buku harian logis yang didistribusikan di Google Researcher, perpustakaan terkomputerisasi, dan bibliotek. Eksplorasi ini sangat penting untuk dicoba mengingat cara berpikir sains adalah induk dari pengembangan sains yang ada.