M. Fachri Adnan Adnan
Universitas Negeri Padang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

RELEVANSI TEORI KLASIK DALAM KONTEKS ADMINISTRASI PUBLIK MODERN Fifi Febriandiela Fifi; M. Fachri Adnan Adnan
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi teori klasik dalam konteks administrasi publik modern. Teori klasik, yang melibatkan konsep-konsep seperti divisi kerja, hierarki, dan prinsip-prinsip manajemen, dikembangkan pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh para pemikir seperti Max Weber, Frederick Taylor, dan Henri Fayol. Meskipun teori ini muncul pada periode industrialisasi awal, pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana konsep-konsep tersebut masih relevan dalam menghadapi kompleksitas dan dinamika administrasi publik saat ini. Metode penelitian melibatkan analisis literatur untuk memeriksa aspek-aspek kunci teori klasik dan kemudian mengidentifikasi bagaimana aspek-aspek tersebut dapat diterapkan atau disesuaikan dalam administrasi publik modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sementara beberapa konsep teori klasik tetap relevan, perlu ada penyesuaian untuk mencocokkan tantangan dan perubahan lingkungan yang dihadapi oleh lembaga-lembaga publik saat ini. Temuan ini memberikan wawasan tentang cara menggabungkan warisan teori klasik dengan inovasi yang sesuai dengan dinamika administrasi publik modern. Implikasinya adalah perlunya pengembangan model manajemen yang adaptif dan berorientasi pada hasil, yang dapat menggabungkan keunggulan konsep-konsep klasik dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan yang terus berubah
DINAMIKA TEORI BIROKRASI DAN TRANSFORMASI ORGANISASI PUBLIK Kennywan Leo Arischa Arischa; M. Fachri Adnan Adnan
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika teori birokrasi dan transformasi organisasi publik merupakan subjek utama dalam konteks administrasi publik modern. Teori birokrasi, yang dikembangkan oleh Max Weber, menyajikan kerangka kerja untuk pemahaman struktur organisasi yang teratur dan berdasarkan aturan. Namun, dalam era perubahan konstan dan kompleksitas global, organisasi publik dituntut untuk beradaptasi dan bertransformasi. Studi ini membahas evolusi teori birokrasi dari perspektif historis dan menyoroti tantangan dan kritik yang dihadapi dalam konteks transformasi organisasi publik. Transformasi ini melibatkan pergeseran paradigma dari model birokratis tradisional ke bentuk organisasi yang lebih responsif, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong atau menghambat transformasi organisasi publik, seperti perubahan kebijakan, teknologi informasi, partisipasi masyarakat, dan kepemimpinan. Selain itu, disoroti pula strategi implementasi yang efektif untuk mencapai transformasi yang berhasil. Melalui pendekatan analisis literatur dan studi kasus, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana teori birokrasi dapat diintegrasikan dengan konsep transformasi organisasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih adaptif dan efisien di sektor publik. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat memberikan panduan bagi pembuat kebijakan, manajer organisasi publik, dan peneliti untuk menghadapi tantangan dalam merancang dan melaksanakan transformasi organisasi dengan sukses.
IMPLEMENTASI TEORI GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN KINERJA ADMINISTRASI PUBLIK Dana Mulanda Mulanda; M. Fachri Adnan Adnan
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi teori Good Governance dalam meningkatkan kinerja administrasi publik. Good Governance dianggap sebagai kerangka kerja yang esensial untuk mencapai tata kelola yang efektif, transparan, dan akuntabel dalam administrasi publik. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan studi literatur untuk mengevaluasi konsep Good Governance dan menerapkannya dalam konteks administrasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Good Governance dalam administrasi publik melibatkan beberapa aspek kunci, termasuk partisipasi masyarakat, akuntabilitas, transparansi, aturan hukum, dan efisiensi. Upaya untuk meningkatkan kinerja administrasi publik harus didasarkan pada prinsip-prinsip Good Governance ini. Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, pemantauan pelaksanaan kebijakan, dan pertanggungjawaban pemerintah menjadi kunci untuk mencapai Good Governance. Selain itu, perlunya memperkuat kapasitas dan integritas lembaga-lembaga administrasi publik sebagai bagian dari implementasi Good Governance. Sistem manajemen yang efektif, pengembangan sumber daya manusia, dan penerapan teknologi informasi dapat mendukung pencapaian tujuan Good Governance dalam meningkatkan kinerja administrasi publik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk pemahaman tentang pentingnya mengintegrasikan teori Good Governance dalam konteks administrasi publik. Implikasi praktisnya adalah bahwa penerapan Good Governance dapat menjadi landasan untuk perbaikan sistem administrasi publik yang lebih responsif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dan praktisi administrasi publik dalam mengoptimalkan kinerja sistem administrasi publik melalui penerapan prinsip-prinsip Good Governance.
TEORI NEW PUBLIC MANAGEMENT: EVALUASI DAN TANTANGAN DALAM KONTEKS PELAYANAN PUBLIK Ridwan Kurnia Rahim Rahim; M. Fachri Adnan Adnan
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori New Public Management (NPM) telah menjadi paradigma yang mendominasi transformasi administrasi publik dalam beberapa dekade terakhir. Tujuan Penelitian ini untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap konsep NPM dan mengeksplorasi tantangan yang muncul dalam implementasinya, khususnya dalam konteks pelayanan publik. Evaluasi terhadap teori NPM mencakup analisis keberhasilannya dalam meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan keterlibatan sektor swasta dalam layanan publik. Sementara NPM telah membawa perubahan positif, beberapa kritik muncul terkait dampaknya terhadap keadilan sosial, keberlanjutan, dan kepuasan masyarakat. Ada beberapa hal tantangan praktis yang dihadapi oleh organisasi yang menerapkan prinsip NPM, seperti resistensi internal, perubahan budaya organisasi, dan kompleksitas pengukuran kinerja. Pemahaman mendalam terhadap tantangan ini menjadi kunci untuk mengatasi hambatan dalam mencapai tujuan NPM tanpa mengorbankan aspek-aspek penting dari pelayanan publik. Dengan merinci evaluasi dan tantangan, dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif terhadap dinamika NPM dalam administrasi publik. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan kontribusi bagi diskusi tentang evolusi administrasi publik dan pengembangan model yang lebih inklusif dan berkelanjutan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.