Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Hasil Quality Control (QC) Pemeriksaan Hemoglobin dan Trombosit Berdasarkan Westgard Rules dan Six Sigma di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Miftahul Jannahti Putri; Woro Umi Ratih
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.21954

Abstract

ABSTRACT Quality control is part of the internal laboratory control procedures at the analytical stage to ensure that the results issued are correct and no errors occur in the examination process which is evaluated using westgard rules and six sigma. Based on the results of the preliminary study, the demand for hematology tests has increased so that quality control on the hematology analyzer is carried out every day, but has not used westgard rules and six sigma. This study aims to evaluate the results of quality control by assessing the level of precision and accuracy as well as westgard rules determined by the levey-jennings graph and six sigma. This type of research is a quantitative descriptive study with a cross-sectional approach with samples in the form of secondary data on the quality control results of hemoglobin and platelet examinations in November - December 2024, and January 2025 with total sampling techniques and processed with Microsoft Excel. The results showed that the accuracy (bias) and precision (CV) values of hemoglobin examination were -0,73% and 0,81% while platelet examination were -1,2% and 5,9%. Westgard rules found in both examinations were 1₂s, 2₂s, 4₁s, R₄s, and 10x rules. The sigma value obtained in the hemoglobin parameter was 10,5 while the sigma value of the platelet parameter was found to be 2,9. Based on the results of the study, it can be concluded that the accuracy and precision of the examination were good, there were random and systematic errors based on the westgard rule on both parameters, and the sigma were categorized as poor for platelets and world class for hemoglobin. Keywords: Quality Control of Hematology, Westgard Rules, Six Sigma ABSTRAK Quality control merupakan bagian dari prosedur kontrol laboratorium internal tahap analitik untuk memastikan hasil yang dikeluarkan tepat serta tidak terjadi kesalahan dalam proses pemeriksaan yang dievaluasi menggunakan westgard rules dan six sigma. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, permintaan pemeriksaan hematologi meningkat sehingga quality control pada alat hematology analyzer dilakukan setiap hari, namun belum menggunakan aturan westgard dan six sigma. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil quality control dengan menilai tingkat presisi dan akurasi serta aturan westgard yang ditentukan dengan grafik levey-jennings dan six sigma. Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif kuantitatif pendekatan cross-sectional dengan sampel berupa data sekunder hasil quality control pemeriksaan hemoglobin dan trombosit bulan November - Desember 2024, dan Januari 2025 dengan teknik total sampling serta diolah dengan Microsoft Excel. Hasil penelitian didapatkan nilai akurasi (bias) dan presisi (CV) pemeriksaan hemoglobin adalah -0,73% dan 0,81% sedangkan pemeriksaan trombosit -1,2% dan 5,9%. Aturan westgard yang ditemukan pada kedua pemeriksaan berupa aturan 1₂s, 2₂s, 4₁s, R₄s, dan 10x. Nilai sigma yang diperoleh pada parameter hemoglobin adalah 10,5 sedangkan nilai sigma parameter trombosit ditemukan angka 2,9. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa akurasi dan presisi pemeriksaan baik, ditemukan adanya kesalahan acak dan sistematik berdasarkan aturan westgard pada kedua parameter, dan nilai sigma dengan kategori kurang baik untuk trombosit dan  kelas dunia  pada hemoglobin. Kata Kunci: Quality Control Hematologi, Westgard Rules, Six Sigma
HUBUNGAN ANTARA KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT DENGAN FREKUENSI DAN LAMA HEMODIALISA PADA GAGAL GINJAL KRONIS Priska Tri Utami Liato; Wahid Syamsul Hadi; Woro Umi Ratih
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 10 No 2 (2025): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Gagal ginjal kronis adalah kerusakan ginjal dengan karakteristik progresif dan tidak dapat sembuh kembali. Penyakit ini menyebabkan berkurangnya produksi eritropoetin yang berdampak pada menurunnya hemoglobin dan hematokrit. Tujuan: mengetahui hubungan antara hemoglobin dan hematokrit dengan frekuensi terapi dan lama hemodialisa pasien gagal ginjal kronis. Metode: kuantitatif korelasional dan pendekatan cross-sectional. Jenis data sekunder dengan total sampel 198 sampel. Data berupa hemoglobin dan hematokrit, frekuensi terapi dan lama hemodialisa. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji rank spearman. Hasil: rata-rata hemoglobin laki-laki yaitu 9.57 g/dL sedangkan perempuan yaitu 9.56 g/dL, rata-rata hematokrit yaitu 27, 6%. Sebanyak 97.5% pasien dengan frekuensi hemodialisa 2 kali seminggu. Lama hemodialisa >24 bulan didapatkan pada 46.0% pasien. Hasil analis uji korelasi rank spearman menunjukkan p = 0.832 (p > 0,05) dengan nilai (R) 0.015 antara hemoglobin dengan lama hemodialisa, nilai p=0.826 (p > 0,05) dengan nilai (R) 0.016 antara hemoglobin dengan frekuensi terapi, nilai p=0.909 (p > 0,05) dengan nilai (R) -0.008 antara hematokrit dengan lama hemodialisa, nilai p=0.869 (p > 0,05) dengan nilai (R) 0.012 antara hematokrit dengan frekuensi. Kesimpulan: tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hemoglobin dengan frekuensi terapi dan lama hemodialisa serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hematokrit dengan frekuensi terapi dan lama hemodialisa.