Parida Hanum
Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Prima Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Klinik Pratama Daniel Tiarmin Sitorus; Parida Hanum; Rostanita Silaban; Resmi Marpaung; Asnaria Naibaho
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.20119

Abstract

ABSTRACT Problems in the practice of exclusive breastfeeding are delayed initiation, not implementing exclusive breastfeeding and early discontinuation of breast milk consumption less than 6 months so that this causes the growth and development of infants is not optimal. The purpose of this study was to determine the factors associated with exclusive breastfeeding. The type of research used was quantitative using an analytic observational design research design with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had babies 0-6 months totaling 105 people. The subject retrieval technique used purposive sampling of 83 people. The data collection method used was to use a questionnaire that was prepared to measure variables. The variables measured were age, education, occupation, knowledge, values/cultural customs, family support and health worker support. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results explained that there was a relationship between age (p=0.012), education (P=0.006), occupation (P=0.008), knowledge (P=0.015), cultural values/customs (P=0.009), family support (P=0.006) and health worker support (P=0.022) with exclusive breastfeeding. The conclusion of this study is that there is a relationship between age, education, occupation, knowledge, cultural values/customs, family support and health worker support with exclusive breastfeeding.  Keywords: Age, Education, Occupation, Knowledge, Cultural Norms/Customs, Family Support, Health Worker Support, Exclusive Breastfeeding  ABSTRAK Masalah-masalah dalam praktik pemberian dalam pemberian ASI eksklusif adalah delayed initiation, tidak menerapkan ASI eksklusif dan penghentian dini konsumsi ASI kurang dari 6 bulan sehingga hal ini menyebabkan tumbuh kembang bayi tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan berjumlah 105 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan purposive sampling sebanyak 83 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur adalah usia, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, nilai-nilai/adat budaya, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan usia (p=0,012), Pendidikan (P=0,006), pekerjaan (P=0,008), pengetahuan (P=0,015), nilai/adat budaya (P=0,009), dukungan keluarga (P=0,006) dan dukungan petugas kesehatan (P=0,022) dengan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan penelitian ini adalah Terdapat hubungan usia, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, nilai/adat budaya, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif.  Kata Kunci: Usia, Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan, Norma/Adat Budaya, Dukungan Keluarga, Dukungan Petugas Kesehatan,  ASI Eksklusif. 
Hubungan Anc, Riwayat Komplikasi Saat Hamil dan Jarak Kelahiran dengan Kejadian Berat Badan Bayi Baru Lahir (BBLR) di Klinik St. Rafael di Kecamatan Teluk dalam Kabupaten Nias Selatan Fitri Handayani; Parida Hanum; Nurhafnisyah Telaumbanua; Nelly Esra Hotmaida Manurung; Nurasiah Nurasiah; Nasya Utari Siregar
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.20059

Abstract

ABSTRACT LBW has a risk of being vulnerable to disease, vulnerable to failure of vital organs and even the risk of death. Individually, LBW is an important predictor of health and survival of newborns and is associated with high risk in children. The purpose of this study was to determine the relationship between ANC, history of complications during pregnancy and birth spacing with the incidence of LBW. The type of research used is quantitative using an analytic observational design research design with a retrospective approach. The population in this study were all mothers who had babies who were treated at the St. Rafael Clinic, Teluk Dalam District, South Nias Regency at the time of the study as many as 54 people. The subject retrieval technique used total sampling of 54 people. The data collection method used was to use a questionnaire that was prepared to measure variables. The variables measured were ANC, history of complications during pregnancy, birth spacing and the incidence of LBW. Data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results explained that there was a relationship between ANC (p = 0.004) and history of complications during pregnancy (p = 0.000) with the incidence of LBW. There was no relationship between birth distance (p = 0.421) and the incidence of LBW. The conclusion of this study is that there is a relationship between ANC and history of complications during pregnancy with the incidence of LBW. Keywords: ANC, History of Complications, Birth Spacing, LBW.  ABSTRAK BBLR memiliki risiko rentan terhadap penyakit, rentan terjadi kegagalan fungsi organ-organ vital bahkan risiko kematian(Yulianti Hasanah, 2024). Secara individual, BBLR merupakan prediktor penting dalam kesehatan dan kelangsungan hidup bayi yang abru lahir dan berhubungan dengan risiko tinggi pada anak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan ANC, Riwayat Komplikasi Saat Hamil dan Jarak Kelahiran Dengan Kejadian Berat Badan Bayi Baru Lahir (BBLR). Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua ibu yang memiliki bayi yang dirawat di Klinik St. Rafael Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan pada saat dilakukan penelitian sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan total sampling sebanyak 54 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner yang disusun untuk mengukur variabel. Variabel yang diukur adalah ANC, riwayat komplikasi saat hamil, jarak kelahiran dan kejadian BBLR. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan ANC (p= 0,004) dan riwayat komplikasi saat hamil (p= 0,000) dengan kejadian berat badan bayi baru lahir (BBLR). Tidak terdapat hubungan jarak lahir (p= 0,421) kejadian berat badan bayi baru lahir (BBLR). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan ANC dan  riwayat komplikasi saat hamil dengan kejadian BBLR. Kata Kunci: ANC, Riwayat Komplikasi, Jarak Kelahiran, BBLR
Hubungan Motivasi Intrinsik dengan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Perawatan Metode Kangguru pada Bayi Berat Lahir Rendah di Soraya Mom and Baby Care Nancy Sakti Soraya F. Laia; Parida Hanum; Grace Veronica Gowasa; Fitriani Fitriani; Leli Kristiani Zai; Fitri Yansyah
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i3.18709

Abstract

ABSTRACT LBW tend to experience impaired cognitive development, mental retardation, and are more prone to infections that can result in pain or even death. LBW have special needs, namely to maintain warm body temperature in order to survive, so kangaroo method care is one of the cheap, easy, and safe alternative solutions for treating LBW. The purpose of this study was to determine the relationship between intrinsic motivation with knowledge and attitude of mothers about kangaroo method care for low birth weight babies. The type of research used is quantitative using an analytic observational design research design with a cross sectional approach. The population in this study were all mothers who had LBW babies who were treated by Soraya Mom and Baby Care at the time of the study as many as 120 people. The technique of taking subjects using Accidental samples as many as 65 people. The instrument used in this study was a questionnaire to assess intrinsic motivation, knowledge, and attitudes about kangaroo method care. The research data analysis was univariate and bivariate analysis with chi square test. The results of the study explained that there was a relationship between intrinsic motivation and maternal knowledge about kangaroo method care in low birth weight babies (P = 0.000) and there was a relationship between intrinsic motivation and maternal attitudes about kangaroo method care in low birth weight babies (P = 0.013). The conclusion of this study is that there is a relationship between intrinsic motivation and mothers' knowledge and attitudes about kangaroo method care for low birth weight babies.  Keywords: Intrinsic Motivation, Knowledge, Attitude, Kangaroo Method Care, LBW  ABSTRAK BBLR cenderung mengalami gangguan perkembangan kognitif, retardasi mental, serta lebih mudah mengalami infeksi yang dapat mengakibatkan kesakitan atau bahkan kematian. BBLR memiliki kebutuhan khusus yaitu untuk mempertahankan kehangatan suhu tubuh agar dapat bertahan hidup, maka perawatan metode kanguru merupakan salah satu solusi alternatif yang murah, mudah, dan aman untuk merawat BBLR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Motivasi Intrinsik Dengan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Perawatan Metode Kanguru Pada Bayi Berat Lahir Rendah. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua Ibu yang memiliki bayi BBLR yang dirawat Soraya Mom and Baby Care pada saat dilakukan penelitian sebanyak 120 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan Accidental sampel sebanyak 65 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk menilai motivasi intrinsik, pengetahuan, dan sikap tentang perawatan metode kanguru. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan motivasi intrinsik dengan pengetahuan ibu tentang perawatan metode kangguru pada bayi berat lahir rendah (P= 0,000) dan terdapat hubungan motivasi intrinsik dengan sikap ibu tentang perawatan metode kangguru pada bayi berat lahir rendah (P= 0,013). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat terdapat hubungan motivasi intrinsik dengan pengetahuan dan sikap ibu tentang perawatan metode kangguru pada bayi berat lahir rendah. Kata Kunci: Motivasi Intrinsik, Pengetahuan, Sikap, Perawatan Metode Kanguru, BBLR.