Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Segitiga Kebudayaan To Bentong: Integrasi Bahasa, To Balo, dan Massagala dalam Merawat Identitas dan Kosmos Muhammad Suryadi R Adi; Muhammad Ishak; Gustam Gustam
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.430

Abstract

Masyarakat To Bentong di Kabupaten Barru merupakan komunitas adat yang tetap mempertahankan tradisi di tengah perubahan sosial dan arus modernisasi. Identitas kolektif mereka ditopang oleh Bahasa Bentong, keberadaan To Balo, serta praktik Massagala yang merefleksikan relasi antara adat dan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ketiga unsur tersebut membentuk dan mereproduksi identitas budaya masyarakat To Bentong sebagai satu kesatuan sistem kebudayaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi di Dusun Lapatemmu, Desa Bulo-Bulo, Kabupaten Barru. Analisis dilakukan secara tematik melalui proses reduksi, kategorisasi, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Bentong berfungsi sebagai simbol kohesi dan batas sosial, To Balo merepresentasikan konstruksi makna antara realitas biologis dan tafsir kultural-spiritual, sementara Massagala menjadi ruang integrasi adat dan Islam yang mengalami transformasi dari orientasi mistis menuju fungsi sosial, moral, dan ekologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga elemen tersebut membentuk “segitiga kebudayaan” yang menopang identitas To Bentong secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa tradisi lokal dapat bertransformasi secara adaptif tanpa kehilangan makna dasarnya dalam konteks masyarakat Muslim.