Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TIPS MENGENALI TANDA, GEJALA DAN PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA LANSIA: MENGENDALIKAN HIPERTENSI DENGAN MAKAN DAN OLAHRAGA Dewi Rejeki; Tasum Tasum; Dyah Ayu Retno Inten; Hayuningtyas Pramesti Dewi; Christina Verawaty Situmorang; Ivahzada Marella Edgina; Pretty Failasufa Aziza
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Jurnal SIKAMA
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v4i1.1005

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang dikenal sebagai “silent killer” karena dapat muncul tanpa tanda dan gejala atau peringatan apa pun, sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya. Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, memiliki dampak yang signifikan pada orang lanjut usia, secara khusus mempengaruhi kesehatan kardiovaskular, fungsi kognitif, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Pencegahan dan pengendalian hipertensi merupakan hal yang penting, dan mengingat kejadian dan dampak hipertensi semakin meningkat, maka diperlukan kesadaran dan upaya pencegahan agar masyarakat tanpa hipertensi dapat terhindar dari hipertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan tentang hipertensi pada kelompok lansia. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2025 di Universitas Krisnadwipayana sebagai bagian dari program Sekolah Lansia Poge Hebat, yang dibentuk oleh Lembaga Indonesia Ramah Lansia (IRL) bekerja sama dengan Universitas Krisnadwipayana dan Kecamatan Pondokgede, Bekasi. Sebanyak 91 peserta lansia mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pemeriksaan kesehatan, senam lansia dan tepuk lansia, ceramah interaktif, dan tanya jawab. Temuan penting dari kegiatan ini adalah pola diet dan aktivitas fisik kardiovaskular seperti berjalan kaki selama 30 menit atau latihan beban ringan untuk menambah massa otot perlu dilakukan mengiringi pola diet sehat untuk mengontrol hipertensi terbukti memiliki dampak yang positif bagi keberlangsungan kesehatan pembuluh darah dan jantung bagi lansia. Serta dukungan keluarga berupa perhatian, kasih sayang dan pengertian dari keluarga akan mendukung kesehatan psikologis lansia penderita hipertensi sehingga dapat menjalani kehidupan dengan lebih berkualitas. Kesimpula dari kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi komunitas sebagai strategi preventif yang efektif. Direkomendasikan kegiatan ini berkolaborasi dengan lintas sektor antara institusi pendidikan, layanan kesehatan dan organisasi sosial untuk memperluas jangkauan edukasi dan memastikan keberlanjutannya.
LANSIA BERDAYA : SEHAT, CERDAS, KREATIF, DAN PRODUKTIF DI ERA BARU Pretty Failasufa Aziza; Mishelei Loen, SE., M.Si.; Diajeng reztrianti; Rosdiana; Nuke L Chusna; Imam Muttaqin
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Jurnal SIKAMA
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v4i1.1050

Abstract

Seminar Umum Sekolah Lansia dengan tema Lansia Berdaya: Sehat, Cerdas, Kreatif, dan Produktif di Era Baru diselenggarakan oleh Universitas Krisnadwipayana bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, Dinas DP2KB, kecamatan, kelurahan, dan tenaga kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, aktif, kreatif, dan produktif. Seminar diikuti oleh 450 peserta lansia dari 3 kecamatan. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan seminar, dan evaluasi. Materi yang disampaikan mencakup kesehatan psikososial lansia, persiapan masa pensiun, serta penguatan hubungan keluarga di usia lanjut. Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan memperoleh respons sangat positif dengan rata-rata penilaian Sangat Baik sebesar 81%. Peserta menilai materi bermanfaat, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan semangat lansia untuk tetap aktif dan produktif. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pemberdayaan lansia dan pengabdian kepada masyarakat.