Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Literasi Kesehatan Mulut dan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) pada Lansia melalui Edukasi Terpadu di Komunitas Dia Turis Kaemirawati; Endang Sri Sulasih; Getah Ester Hayatullah; Dwi Ratna Kartika; Dwi Andayani; Nani Siti Rochmani; Yessy Kusumadewi
SIKAMA : Sinergi Akademisi dan Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Jurnal SIKAMA
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/sikama.v4i1.1024

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada lansia sering menurun akibat perubahan fisiologis, penurunan produksi saliva, pola makan, serta keterbatasan perawatan mandiri. Kondisi ini berkontribusi pada karies, gigi tanggal, xerostomia, dan peradangan gusi yang akhirnya memengaruhi kualitas hidup. Di sisi lain, praktik penggunaan obat yang tidak rasional masih ditemukan di masyarakat, misalnya pemilihan obat bebas tanpa informasi memadai, penggunaan dosis dan durasi yang tidak tepat, hingga potensi interaksi obat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mulut serta pemahaman Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) pada lansia melalui edukasi terpadu, demonstrasi keterampilan, dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada Sekolah Lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jatimakmur dengan metode penyuluhan, praktik menyikat gigi yang benar, latihan senam Patakara untuk kesehatan rongga mulut, serta sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dan penggolongan obat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pencegahan masalah gigi-mulut, tanda risiko mulut kering, serta langkah sederhana menjaga kebersihan gigi dan gigi palsu. Peserta juga lebih mampu membedakan golongan obat (obat bebas, bebas terbatas, obat keras) dan memahami prinsip penggunaan obat yang benar. Edukasi terpadu direkomendasikan dilakukan secara berkala melalui posyandu/kelas lansia dengan melibatkan keluarga dan kader untuk menjaga keberlanjutan perubahan perilaku.