ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan mandiri secara berkelanjutan guna mencegah terjadinya komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Permasalahan yang banyak ditemukan pada pasien DM di wilayah Cikarang adalah rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan manajemen mandiri diabetes. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien DM beserta keluarga pendamping melalui program Diabetes Self-Management Education (DSME). Kegiatan dilaksanakan di Ruang Srikandi RS Bhakti Husada Cikarang dengan metode edukasi tatap muka, diskusi interaktif, demonstrasi senam kaki diabetik, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan terdiri dari pasien Diabetes Mellitus dan keluarga pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata pre-test sebesar 56,3 menjadi 82,7 pada post-test. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan senam kaki diabetik dengan benar serta menunjukkan pemahaman yang lebih baik terkait pengaturan diet, aktivitas fisik, perawatan kaki, dan pencegahan komplikasi diabetes. Kegiatan DSME terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan manajemen mandiri diabetes. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengendalian kadar gula darah serta peningkatan kualitas hidup penderita Diabetes Mellitus. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Diabetes Self-Management Education, Manajemen Mandiri. ABSTRACTDiabetes Mellitus (DM) is a chronic disease that requires continuous self-management to prevent complications and improve patients’ quality of life. One of the main problems encountered among patients with DM in the Cikarang area is the low level of knowledge and skills in diabetes self-management. This Community Service activity aimed to improve the knowledge and skills of patients and their family caregivers through a Diabetes Self-Management Education (DSME) program. The activity was conducted at the Srikandi Room of Husada Hospital using face-to-face educational sessions, interactive discussions, demonstrations of diabetic foot exercises, and evaluation through pre-test and post-test assessments. Participants consisted of patients with Diabetes Mellitus and their accompanying family members. The evaluation results showed a significant increase in knowledge, with the average pre-test score improving from 56.3 to 82.7 in the post-test. In addition to increased knowledge, participants were able to correctly perform diabetic foot exercises and demonstrated a better understanding of dietary management, physical activity, foot care, and the prevention of diabetes-related complications. The DSME program proved to be effective in improving diabetes self-management knowledge and skills and is expected to contribute to better glycemic control and an improved quality of life among patients with Diabetes Mellitus. Keywords: Diabetes Mellitus, Diabetes Self-Management Education, Self-Management.