Nur Asri Maulina
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh iklim organisasional, human relation dan fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Permata Hijau Indonesia, Unit Balam Nur Asri Maulina; Machasin Machasin; Dian Puspita Novrianti
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.905

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim organisasional, human relations, dan fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Permata Hijau Indonesia Unit Balam, baik secara parsial maupun simultan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh karyawan PT. Permata Hijau Indonesia Unit Balam sebanyak 117 orang yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS, meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji parsial (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi (R²). Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim organisasional, human relations, dan fasilitas kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0,877 menunjukkan bahwa 87,7% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya 12,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya mencakup 117 karyawan di satu unit perusahaan perkebunan sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Penggunaan kuesioner tertutup juga membatasi penggalian faktor kualitatif yang turut memengaruhi kinerja karyawan. Implikasi – Perusahaan perlu mengelola iklim organisasi, human relations, dan fasilitas kerja secara terpadu. Hal ini mencakup penguatan budaya organisasi yang suportif, peningkatan komunikasi dua arah antara pimpinan dan karyawan, serta pemenuhan fasilitas kerja yang memadai sesuai kebutuhan operasional guna mendorong kinerja yang optimal dan berkelanjutan. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan kontribusi baru dengan menganalisis secara simultan pengaruh iklim organisasional, human relations, dan fasilitas kerja dalam satu model penelitian yang utuh dalam konteks industri perkebunan, yang sebelumnya masih jarang dikaji secara komprehensif dalam satu kerangka penelitian yang terintegrasi.