Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sistem Keamanan Toko IoT: Integrasi ESP32-CAM dan Telegram Annisa Nur Yasin; Dahliyusmanto
CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal) Vol. 18 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/csrid-.18.2.2026.218-231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem keamanan toko berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu meningkatkan efektivitas pemantauan dan keamanan toko secara real-time. Sistem ini menggunakan ESP32-CAM sebagai perangkat utama yang terhubung dengan sensor PIR (sebagai pendeteksi gerakan), dua servo motor (untuk mengatur arah pandang kamera), dan Telegram Bot sebagai media notifikasi .Kebaruan (novelty) dari penelitian ini adalah integrasi solusi end-to-end yang low-cost (biaya rendah) antara ESP32-CAM dengan Telegram Bot untuk pengawasan toko skala mikro, di mana keunggulannya terletak pada kecepatan notifikasi real-time dan kemudahan implementasi dibandingkan sistem CCTV konvensional. Sistem dirancang agar dapat mendeteksi gerakan, mengambil gambar, serta menampilkan video livestream melalui web server. Proses komunikasi data antara alamat IP lokal ESP32-CAM dengan server hosting berbasis PHP–MySQL dilakukan menggunakan layanan NGROK (pada fase pengujian awal) atau langsung ke server online. Ketika sensor PIR mendeteksi gerakan, ESP32-CAM secara otomatis mengambil gambar dan mengirimkannya ke server, kemudian sistem mengirimkan notifikasi ke pengguna melalui Telegram dalam bentuk pesan teks dan gambar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem beroperasi dengan baik dan stabil, dengan waktu rata-rata dari deteksi gerakan hingga notifikasi diterima di aplikasi Telegram berkisar antara 5–7 detik. Berdasarkan analisis jaringan, rata-rata waktu tunda (delay) pengiriman data berada di kisaran 1–1,2 detik, kecepatan aliran data (throughput) sekitar 310–400 Kbps, dan tidak ditemukan kehilangan paket data (packet loss 0%). Fitur livestreaming video berjalan lancar dengan waktu tunggu stabil 1–2 detik dan kecepatan tampilan mencapai sekitar 10 gambar per detik (10 fps) pada resolusi 320x240 piksel (QVGA). Selain itu, fitur rotasi servo ke arah kiri–kanan dan atas–bawah berfungsi optimal, dengan waktu respon rata-rata 0,8 detik untuk gerakan horizontal dan 1,1 detik untuk gerakan vertikal. Meskipun demikian, sistem ini masih memiliki keterbatasan karena belum dapat menyimpan rekaman video hasil streaming ke server.
PENERAPAN TEKNOLOGI SISTEM SUMBER TENAGA LISTRIK BERBASIS BATERAI UNTUK PENYEDIAAN DAYA LISTRIK USAHA KULINER BERGERAK Budhi Anto; Dahliyusmanto; Jahrizal
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4862

Abstract

Usaha kuliner bergerak (UKB) merupakan salah satu bentuk usaha ekonomi mikro yang ditekuni oleh banyak orang. UKB membutuhkan sumber energi listrik untuk keperluan pencahayaan tempat usahanya dan aktifitas memasak. Artikel ini memaparkan suatu metode penyediaan tenaga listrik yang lebih efisien dan efektif untuk UKB, yaitu menggunakan sistem sumber tenaga listrik berbasis baterai (STLB). Suatu Sistem STLB terdiri dari unit baterai-terkemas, unit inverter daya dan suatu saklar pemindah, yang terangkai dan terkemas menjadi suatu kemasan yang kompak, serta suatu unit alat pengisi muatan baterai. Jenis baterai yang digunakan adalah lithium-ferro-phosphate (LFP) yang memiliki keunggulan-keunggulan yaitu mempunyai kerapatan energi yang tinggi, ringan, dan mempunyai usia pakai yang panjang. Kami telah bekerja sama dengan UKB “Mie Yamin A. K.” sebagai mitra pengabdian masyarakat untuk menerapkan teknologi sistem STLB. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat mencakup perancangan dan pembuatan unit STLB, pengujian-pengujian fungsional, pemasangan unit STLB pada tempat usaha mitra, dan evaluasi penggunaan sistem STLB oleh mitra. Kami telah mengevaluasi pihak mitra untuk mengetahui dampak penggunaan teknologi sistem STLB terhadap bisnisnya. Hasil evaluasi memperlihatkan bahwa pihak mitra telah menggunakan sistem STLB untuk operasional bisnis hariannya dan tidak ditemukan permasalahan pada kinerja sistem STLB selama masa pemakaian. Dengan menggunakan sistem STLB, pihak mitra telah memperbaiki strategi penjualan produknya sehingga memperoleh kenaikan volume penjualan sangat signifikan yaitu rata-rata di atas 50%. Pihak mitra juga telah melakukan diversifikasi produk dagangannya dengan dukungan sistem STLB. Penggunaan sistem STLB tidak membebani tagihan listrik bulanan pihak mitra. Dengan demikian UKB mudah mengakses daya listrik dengan biaya murah.
Movable Solar Battery Charger Untuk Nelayan Tangkap di Kecamatan Tempuling, Indragiri Hilir, Provinsi Riau Budhi Anto; Firdaus; Dahliyusmanto; Jahrizal
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/eceyqr81

Abstract

Nelayan tangkap skala kecil pada umumnya menggunakan lampu minyak tanah (lampu petromaks) untuk menangkap ikan dengan teknik light fishing. Penggunaan minyak tanah saat ini sedang mengalami kendala ketersediaan, karena sejak tahun 2008, pemerintah telah membatasi penggunaan minyak tanah dan menggantinya dengan LPG. Kondisi ini telah berpengaruh buruk pada kelangsungan usaha nelayan tangkap. Artikel ini melaporkan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau yaitu pengadaan lampu LED bertenaga baterai beserta alat pengisian muatan baterai menggunakan listrik tenaga surya, untuk mensubstitusi lampu petromaks. Panel surya dipasang pada suatu konstruksi yang dilengkapi roda, sehingga dapat dipindah-pindah dengan mudah. Karenanya peralatan ini dinamakan movable solar battery charger (MSBC). Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat mencakup perancangan, pembuatan, dan pengujian MSBC, penyerahan MSBC kepada mitra, dan evaluasi penggunaan MSBC oleh mitra. Kami telah mengevaluasi mitra untuk mengetahui dampak penggunaan teknologi MSBC dan lampu LED bertenaga baterai terhadap usaha penangkapan ikannya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mitra telah menggunakan lampu LED bertenaga baterai untuk menangkap ikan di malam hari, dan menggunakan MSBC untuk mengisi muatan baterai di siang hari. Dengan menggunakan MSBC, mitra telah beralih dari penggunaan lampu petromaks ke lampu LED, sehingga dapat menghemat biaya operasional sebesar Rp 180.000 tiap bulan.
Analisis dan Implementasi Alat Administrasi Jaringan Berbasis Model FCAPS: Studi Efektivitas CMD dan Winbox Pada Lingkungan Mikrotik Elisa Soleha; Dahliyusmanto; Nanda Dwi Putra; Dimas Panji Eka Jala Putra; Khairul Umam Syaliman
Journal of System & Technology (SYSTEC) Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of System & Technology (June Edition)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to perform an analysis and practical implementation of network administration tools based on the FCAPS model (Fault, Configuration, Accounting, Performance, Security) using Command Prompt (CMD) and WinBox on a simple network consisting of one MikroTik router and one laptop. The research method uses a Systematic Literature Review (SLR) approach and implementative experiments. CMD is used for connectivity testing and network performance, while WinBox is used for IP configuration, firewall management, and traffic monitoring. The results showed that CMD is effective for Fault and Performance Management, while WinBox excels in Configuration and Security Management. Despite limited devices, the application of FCAPS can still be done practically and measurably. This research provides a guide for students and novice network technicians in applying network administration principles simply yet comprehensively.