Januari Pratama Nurratri Trisnaningtyas
National Development University “Veteran” East Java, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Impact of Chinese Cobalt Mining on Health and Environmental Security of People in the Democratic Republic of Congo Syabina Kheisa Briliana Kheisa; Agatha Mathilda Hutagalung; Januari Pratama Nurratri Trisnaningtyas
International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science (Mar
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/ijesss.v7i2.1494

Abstract

ABSTRAK Republik Demokratik Kongo (RDK) dan pertambangan kobaltnya telah menjadi sorotan dunia. Hal ini dikarenakan Kongo merupakan penyumbang utama pasokan kobalt dunia, komponen penting dalam baterai litium-ion untuk kendaraan listrik dan perangkat elektronik. Namun, dalam praktiknya, kegiatan pertambangan yang dilakukan oleh perusahaan Tiongkok memiliki dampak kesehatan dan lingkungan yang serius terhadap masyarakat di RDK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan kesehatan dan lingkungan yang disebabkan oleh pertambangan kobalt di Kongo, dan memberikan solusi yang dapat dipertimbangkan untuk memperbaiki situasi di RDK. Tinjauan pustaka sistematis digunakan untuk mengumpulkan data dari jurnal ilmiah, laporan dari organisasi internasional, dan sumber terpercaya lainnya. Analisis kualitatif dilakukan untuk menentukan dampak lingkungan dan kesehatan dari kegiatan pertambangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertambangan kobalt telah menyebabkan degradasi lahan, deforestasi, serta pencemaran air dan tanah akibat limbah beracun. Kesehatan masyarakat juga terdampak, terbukti dengan meningkatnya penyakit pernapasan, keracunan kronis, dan gangguan kulit akibat paparan bahan kimia berbahaya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah diperlukannya regulasi yang lebih ketat, pemantauan yang efektif, dan pendekatan berkelanjutan untuk mengurangi dampak negatif pertambangan kobalt. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat setempat sangat penting untuk menciptakan sistem pertambangan yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan, serta memastikan perlindungan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.