Orang Arab adalah yang lahir dan tumbuh di lingkungan Arab, namun istilah "orang Arab" lebih ditujukan kepada yang menguasai bahasa Arab. Bahasa Arab diakui secara internasional oleh PBB dan diminati oleh beragam kalangan, termasuk non-Muslim. Yayasan Baitul Huda mengembangkan program matrikulasi Bahasa Arab dengan harapan menjadikan bahasa tersebut sebagai bahasa komunikasi di lingkungan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan fokus pada aktivitas dan pencapaian peserta dalam mempelajari bahasa Arab. Manajemen program matrikulasi tersebut melibatkan tahapan perencanaan yakni program intensif tiga malam dalam sepekan mereka hanya konsentrasi pada keterampilan dalam berbicara saja. Adapun struktur pengorganisasiannya meliputi ketua yayasan divisi dakwah, perancang materi ajar, pengajar dan bagian administrasi. Adapun proses pelaksanaannya guru mempersiapkan bahasa ajar apa yang akan ia sampaikan sehingga proses berlangsungnya kegiatan itu terarah, dan evaluasi, gunanya untuk melihat bagaimana perkembangan peserta didik dengan di temukan kekurangan bisa langsung menutupinya dan apabila terdapat kemajuan bisa menjaga kekonsistenannya. Minat peserta meliputi penerapan bahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari, penggunaannya sebagai alat komunikasi, dan pemahaman terhadap agama. Capaian peserta termasuk kemampuan menghafal kosakata dan menerapkannya dalam percakapan sehari-hari sesuai dengan materi pembelajaran.Management of the Arabic Matriculation Programme at the Baitul Huda Foundation in Duri, Riau