Perawat wanita menikah merupakan kelompok tenaga kesehatan yang rentan mengalami tekanan psikologis akibat tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab keluarga yang dijalani secara bersamaan, sehingga berpotensi meningkatkan risiko depresi melalui konflik peran ganda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat depresi pada perawat wanita menikah, menganalisis hubungan antara beban kerja dan tingkat depresi, menganalisis hubungan antara tanggung jawab keluarga dan tingkat depresi, serta membandingkan kekuatan hubungan antara beban kerja dan tanggung jawab keluarga dengan tingkat depresi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, menggunakan teknik total sampling pada perawat wanita menikah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner beban kerja, tanggung jawab keluarga, dan tingkat depresi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan tingkat depresi dengan nilai koefisien korelasi r = 0,588 dan p = 0,000 yang menunjukkan kekuatan hubungan sedang, serta terdapat hubungan yang signifikan dan lebih kuat antara tanggung jawab keluarga dan tingkat depresi dengan nilai koefisien korelasi r = 0,793 dan p = 0,000. Perbandingan kekuatan hubungan menunjukkan bahwa tanggung jawab keluarga memiliki hubungan yang lebih kuat dengan tingkat depresi dibandingkan beban kerja. Hipotesis penelitian terbukti, yaitu terdapat hubungan antara beban kerja dan tingkat depresi serta antara tanggung jawab keluarga dan tingkat depresi pada perawat wanita menikah. Rekomendasi Rumah Sakit Dr. Hafiz Cianjur