Putra Nugraha
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hegemoni Dalam Tradisi Appanaung Pangnganreang Pada Masyarakat Makassar Di Kelurahan Canrego Kabupaten Takalar: Hegemony in the Appanaung Pangnganreang Tradition in Makassar Society in Canrego Village, Takalar Regency. Putra Nugraha; Andi Agussalim AJ; Hajrah Hajrah
Journal Studies in Indonesian Language and Literature Vol. 2 No. 3 (2026): Journal Studies in Indonesian Language and Literature
Publisher : Journal Studies in Indonesian Language and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Hegemoni dalam Tradisi Appanaung Pangnganreang pada masyarakat Makassar di kelurahan Canrego Kabupaten Takalar”. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, Jurusan Bahasa Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Andi Agussalim AJ dan Hajrah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hegemoni budaya yang terjadi dalam tradisi (Appanuang pangnganreang) pada masyarakat Makassar di Kelurahan Canrego, Kabupaten Takalar dilihat dari teori hegemoni budaya Antonio Gramsci. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Tujuan dari penelitian kualitatif ini adalah untuk memperoleh informasi tentang keadaan objek penelitian yang ada. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk memahami suatu fenomena dalam konteks sosial alamiahnya, dengan mengutamakan interaksi yang mendalam antara peneliti dengan fenomena yang diteliti. Tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menjelaskan fenomena secara mendalam melalui pengumpulan data yang luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Appanaung Pangnganreang merupakan bagian dari hegemoni budaya dalam masyarakat, di mana nilai-nilai, norma, dan praktik dalam tradisi ini memengaruhi cara berpikir dan bertindak masyarakat secara luas. Dominasi budaya ini tercermin dalam cara tradisi ini dijalankan dan diinterpretasikan oleh masyarakat, serta dalam kontestasi dan perlawanan yang terjadi dari kelompok-kelompok yang memiliki pandangan berbeda. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang hegemoni budaya dalam konteks lokal, serta relevansinya dalam memahami dinamika sosial dan budaya di masyarakat Makassar Kata Kunci: Hegemoni, Tradisi, Appanaung Pangnganreang Antonio Gramsci.