Keamanan informasi merupakan aspek penting dalam penerapan teknologi informasi di perguruan tinggi, khususnya pada sistem akademik yang mengelola data sensitif. Universitas XYZ telah mengimplementasikan Sistem GAPURA sebagai sistem terintegrasi untuk mendukung proses akademik dan administrasi. Seiring meningkatnya penggunaan sistem tersebut, potensi risiko keamanan informasi juga semakin besar sehingga diperlukan evaluasi tingkat kematangan pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kematangan keamanan informasi pada Sistem GAPURA Universitas XYZ menggunakan kerangka kerja COBIT 2019 dengan fokus pada domain APO13 (Manage Security). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner capability level, wawancara, dan studi dokumentasi yang melibatkan unit pengelola teknologi informasi. Penilaian dilakukan pada subproses APO13.01, APO13.02, dan APO13.03. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai capability level rata-rata sebesar 0,26 yang berada pada kategori Level 0 (Incomplete). Target capability level yang diharapkan adalah Level 3, sehingga terdapat gap sebesar tiga level. Selain itu, nilai maturity level juga berada pada Level 0 dengan target maturity level sebesar Level 2, yang menunjukkan adanya gap dua level. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan keamanan informasi pada Sistem GAPURA belum berjalan secara terstruktur dan terdokumentasi. Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi perbaikan berupa penyusunan kebijakan keamanan informasi, pengelolaan risiko, serta penerapan monitoring dan evaluasi keamanan informasi secara berkelanjutan sesuai dengan COBIT 2019.