This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dinamika
Ridho Ramadhan Arfi
Faculty of Administrative Sciences, Lancang Kuning University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSFORMASI PULAU SEMUT: SINERGI PROGRAM KAMPUNG IKLIM (PROKLIM) DALAM RESILIENSI EKOWISATA LOKAL Ridho Ramadhan Arfi; Alexsander Yandra
JURNAL DINAMIKA Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Semut, yang terletak di kawasan pesisir Riau, menghadapi tantangan ganda berupa ancaman degradasi lingkungan akibat perubahan iklim dan kebutuhan akan pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi Pulau Semut melalui integrasi Program Kampung Iklim (ProKlim) dalam memperkuat resiliensi ekowisata berbasis masyarakat. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengevaluasi bagaimana sinergi antara aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dapat berjalan beriringan dengan pengembangan destinasi wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ProKlim di Pulau Semut telah memicu perubahan signifikan dalam tata kelola lingkungan. Langkah-langkah adaptasi seperti restorasi mangrove dan pembangunan infrastruktur tahan banjir tidak hanya melindungi kawasan dari abrasi, tetapi juga menciptakan daya tarik estetika bagi wisatawan. Secara simultan, aksi mitigasi melalui pengelolaan sampah terpadu dan penggunaan energi terbarukan di area wisata telah menurunkan jejak karbon lokal. Sinergi ini membangun "Resiliensi Ekowisata" di mana ekosistem yang pulih menjadi modal utama daya tarik wisata, sementara pendapatan dari ekowisata memberikan pendanaan berkelanjutan untuk pemeliharaan lingkungan. Kunci keberhasilan transformasi ini terletak pada partisipasi aktif kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan dukungan lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan akademisi. Integrasi ProKlim terbukti mengubah wajah Pulau Semut dari kawasan rentan menjadi destinasi ekowisata tangguh yang mampu beradaptasi dengan dinamika iklim global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model sinergi ProKlim merupakan strategi efektif untuk mencapai kemandirian ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.