Ardy Aprilian Anwar
Telkom Univerity

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Psikoanalisis Musik terhadap Musik Film Sang Pencerah: Aktualisasi Biografis Tya Subiakto Ardy Aprilian Anwar; Pandu Watu Alam; Azuddin Asri
PROMUSIKA Vol 14, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/promusika.v14i1.17364

Abstract

Proses kreatif komposer dalam musik film, khususnya yang berkaitan dengan dimensi psikologis, merupakan ranah yang masih jarang dieksplorasi dalam literatur musikologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi proses kreatif Tya Subiakto dalam skor film Sang Pencerah guna mengungkap relasi antara impuls bawah sadar dan keputusan musikal menggunakan perspektif mekanisme pertahanan diri Sigmund Freud. Penelitian ini menerapkan metode studi kasus kualitatif yang mengintegrasikan analisis tekstual musikal, wawancara biografis mendalam, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan adanya manifestasi konkret mekanisme pertahanan Freud dalam struktur komposisi, yaitu: (1) Sublimasi yang teridentifikasi pada crescendo orkestra penuh tema 'Mars Muhammadiyah' (00:01:06) sebagai penyaluran obsesi masa kecil; (2) Represi yang termanifestasi dalam pola ritmis string section repetitif (00:02:15–00:03:00) sebagai pengelolaan ketegangan emosional; dan (3) Pemindahan (displacement) yang terbukti melalui adopsi progresi akor 'Child's Anthem' (Toto) pada tema dialog Dahlan-Nyai (01:10:00). Studi ini menyimpulkan bahwa biografi komposer bukan sekadar latar belakang sejarah, melainkan elemen konstitutif yang membentuk narasi musikal film. Kontribusi teoritis penelitian ini menawarkan model analisis interdisipliner yang memperkaya diskursus musikologi Indonesia dengan menjembatani psikoanalisis dan kritik musik film.Actualization of Tya Subiakto's Biography in the Music of Sang Pencerah: An Analysis of Musicological PsychoanalysisAbstractThe composer's creative process in film music, particularly its psychological dimensions, remains underexplored in musicological literature. This research aims to deconstruct Tya Subiakto's creative process in the Sang Pencerah film score to clarify the relationship between subconscious impulses and musical decisions, drawing on Sigmund Freud's perspective on defense mechanisms. This study employs a qualitative case study method, integrating musical textual analysis, in-depth biographical interviews, and documentary study. The findings demonstrate concrete manifestations of Freudian defense mechanisms within the compositional structure: (1) Sublimation, identified in the full orchestral crescendo of the 'Mars Muhammadiyah' theme (00:01:06) as a channel for childhood obsessions; (2) Repression, manifested in repetitive rhythmic patterns of the string section (00:02:15–00:03:00) as a means of processing emotional tension; and (3) Displacement, evidenced by the adoption of the 'Child's Anthem' (Toto) chord progression in the Dahlan-Nyai dialogue theme (01:10:00). This study concludes that a composer's biography serves not merely as historical background but as a constitutive element shaping the film's musical narrative. Theoretically, this research contributes an interdisciplinary analytical model that enriches Indonesian musicological discourse by bridging psychoanalysis and film music criticism.Keywords: Creative process; Film scoring; Freud psychoanalysis; Composer's biography; Tya Subiakto