Hendik Riawan
Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Bhakti Pertiwi Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI INTERAKSI WARFARIN SEBAGAI ANTIKOAGULAN PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT PALEMBANG Hendik Riawan; Arie Firdiawan; Nilda Lely; Novi Nurleni
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1391

Abstract

Latar Belakang: Warfarin adalah obat antikoagulan oral yang digunakan untuk profilaksis dan pengobatan tromboemboli. Tromboemboli merupakan penyakit dan penyebab kematian yang paling sering terjadi. Tujuan: Mengetahui karakteristik pasien, profil penggunaan obat dan potensi interaksi obat pada pasien rawat inap yang mendapatkan terapi warfarin. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Data diambil dari 210 rekam medik pasien rawat inap RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang periode 2021-2023. Hasil: Hasil data penggunaan obat pasien didapatkan keluhan terbanyak nyeri dada (41,63%), diagnosa terbanyak CHF (53,33%), lama pemberian >7 hari (66,67%), dosis <35 mg (73,33%), tanpa kejadian efek samping (91,55%), penyakit penyerta terbanyak Hipertensi (18,75%) dan Diabetes Melitus (18,75%), terapi yang digunakan terbanyak antihipertensi (26,10%), nilai INR 3-4,9 (93,33%). Potensi interaksi obat terjadi pada (99,05%) pasien dan tanpa potensi (0,95%). Potensi interaksi obat berdasarkan mekanisme yaitu interaksi farmakokinetik (73,21%) dan farmakodinamik (26,79%). Potensi interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan yaitu moderat (42,68%), minor (37,69%) dan major (19,63%). Potensi interaksi obat berdasarkan tingkat risiko yaitu C (47,98%), B (37,92%), dan D (15,11%). Saran: Peneliti selanjutnya  untuk melakukan penelitian secara prospektif agar data yang didapatkan lebih akurat dan diharapkan kolaborasi dokter dan apoteker dalam memonitoring interaksi obat terhadap pasien yang mendapatkan terapi warfarin untuk meningkatkan efek pengobatan. Kata Kunci : Antikoagulan, Warfarin, Interaksi Obat