Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengukur Struktur Alokasi Dana Pihak Ketiga melalui Rasio Dana Non-Intermediasi M. Hatta; Erwin Susilo
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2167

Abstract

Fungsi intermediasi perbankan umumnya diukur menggunakan Loan to Deposit Ratio (LDR), yang berfokus pada penyaluran kredit terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK). Namun, indikator tersebut belum menggambarkan bagaimana DPK dialokasikan ke seluruh struktur aset perbankan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Rasio Dana Non-Intermediasi (RDNI) sebagai indikator pelengkap untuk mengukur proporsi DPK yang dialokasikan pada instrumen non-intermediasi, meliputi penempatan pada Bank Indonesia, surat berharga, penempatan pada bank lain, dan undisbursed loan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data agregat industri perbankan Indonesia periode 2000–2025 yang bersumber dari publikasi resmi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RDNI cenderung meningkat dalam jangka panjang, terutama setelah krisis keuangan global dan pandemi COVID-19, yang mencerminkan pergeseran struktur alokasi DPK menuju instrumen non-intermediasi. Dibandingkan dengan LDR, RDNI memberikan perspektif yang berbeda namun saling melengkapi dalam menjelaskan fungsi intermediasi perbankan. Dalam perspektif Keuangan Islam, peningkatan RDNI mengindikasikan berkurangnya keterhubungan langsung DPK dengan aktivitas ekonomi riil apabila berlangsung secara persisten dalam jangka panjang. Penelitian ini berkontribusi melalui pengembangan RDNI sebagai indikator pelengkap untuk menganalisis struktur alokasi Dana Pihak Ketiga dalam industri perbankan Indonesia.