Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan dan Pendapatan Terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Pelaku UMKM Di Jakarta Selatan Akbar Nur Aziz; Nur Asmilia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7327

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di wilayah perkotaan seperti Jakarta Selatan, UMKM berkembang pesat seiring dengan tingginya aktivitas ekonomi, meningkatnya mobilitas masyarakat, serta bertambahnya peluang usaha di berbagai sektor, yang pada akhirnya turut mendorong munculnya persaingan usaha yang semakin ketat dan kompetitif di antara para pelaku usaha. Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah pengelolaan keuangan usaha yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan pendapatan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pelaku UMKM di Jakarta Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada pelaku UMKM. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pelaku UMKM. Pendapatan juga berpengaruh positif terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Sementara itu, inklusi keuangan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Secara simultan, literasi keuangan, inklusi keuangan, dan pendapatan berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan pelaku UMKM di Jakarta Selatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan program peningkatan literasi keuangan guna memperkuat keberlanjutan UMKM.