Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Green Accounting dan Ukuran Perusahaan terhadap Kinerja Lingkungan pada Perusahaan Manufaktur di BEI (2022-2024) Vina Srimayanty; Riky Sai Maruli; Richard Friendly Simbolon
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7642

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji hubungan antara penerapan green accounting dan ukuran perusahaan dengan kinerja lingkungan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Penilaian kinerja lingkungan mengacu pada peringkat PROPER yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pengukuran green accounting didasarkan pada indeks pengungkapan lingkungan menurut standar Global Reporting Initiative (GRI), sedangkan ukuran perusahaan direpresentasikan melalui logaritma natural dari total aset. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode purposive sampling. Dari total 165 data observasi yang diperoleh, jumlah tersebut disaring menjadi 118 observasi setelah dilakukan penghapusan data yang terindikasi sebagai outlier. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa baik secara individu maupun secara bersama-sama, variabel green accounting dan ukuran perusahaan belum mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja lingkungan. Nilai koefisien determinasi yang hanya mencapai 0,9% menunjukkan bahwa kontribusi kedua variabel tersebut dalam menjelaskan variasi kinerja lingkungan tergolong sangat rendah, sehingga sebagian besar dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Hasil ini mengindikasikan bahwa kinerja lingkungan perusahaan tidak semata-mata ditentukan oleh tingkat pengungkapan informasi lingkungan atau besarnya skala perusahaan, melainkan juga dipengaruhi oleh faktor internal lain, seperti komitmen manajemen dan efektivitas implementasi kebijakan lingkungan.