Christian Rafael Siregar
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Struktur, Perilaku, dan Kinerja Usaha Kemiri: Pendekatan SCP di Deli Serdang Khairani Alawiyah Matondang; Afdhal Hidayat; Christian Rafael Siregar; Rikoni Arseka Pelawi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14212

Abstract

Kegiatan komersial kemiri berada dalam kondisi pasar yang dipengaruhi oleh persaingan antarprodusen, ketersediaan bahan baku, hubungan dengan pemasok dan pelanggan, serta kemampuan usaha dalam mempertahankan akses pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur pasar, perilaku usaha, dan kinerja produsen kemiri di Deli Serdang menggunakan pendekatan Structure-Conduct-Performance (SCP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus pada perusahaan penghasil kemiri. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan informan yang terlibat langsung dalam proses pengadaan bahan baku, produksi, penetapan harga, dan pemasaran. Data tersebut kemudian dianalisis berdasarkan tiga komponen utama dalam kerangka SCP, yaitu struktur, perilaku, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan kemiri yang diteliti menghadapi persaingan dari sekitar tiga usaha sejenis di wilayah tersebut, sementara bahan bakunya diperoleh dari Aceh, Jawa, dan Palembang, dengan kapasitas produksi sekitar 2 ton per minggu. Dalam menjalankan kegiatannya, produsen menyesuaikan harga dengan kondisi pasar, menjaga kualitas produk, mengelola ketersediaan bahan baku, serta mempertahankan hubungan dengan pelanggan. Dari segi kinerja, kapasitas produksi dan keberadaan pelanggan tetap merupakan faktor yang mendukung keberlangsungan usaha. Namun, pemanfaatan kapasitas produksi masih menghadapi kendala terkait ketersediaan bahan baku, kondisi cuaca, fluktuasi harga, dan keterbatasan akses kepada pembeli berskala besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas produksi yang ada perlu diimbangi dengan penguatan jaringan pemasaran dan peningkatan pengelolaan pasokan untuk mempertahankan keberlangsungan dan kinerja usaha.