Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Menulis Karangan Narasi melalui Project Based Learning pada Siswa Kelas Vll C di SMPN 1 Kubutambahan Komang Yesya Dewi Darmayanti; I Made Sutama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7838

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan model Project Based Learning dalam meningkatkan keterampilan menulis teks narasi siswa; (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar menulis teks narasi; dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model tersebut dalam pembelajaran. Subjek penelitian adalah guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas VII C SMPN 1 Kubutambahan tahun ajaran 2025/2026. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning melalui tahapan perencanaan proyek, penyusunan kerangka cerita, pengembangan isi, revisi, dan penyajian hasil karya dapat terlaksana secara sistematis dan efektif. Peningkatan hasil belajar terlihat dari rata-rata nilai siswa yang meningkat dari 76,09 dengan ketuntasan klasikal 59,37% pada siklus I menjadi 80,5 dengan ketuntasan klasikal 93,75% pada siklus II yang tergolong kategori baik. Selain itu, respons siswa terhadap pembelajaran menunjukkan kecenderungan positif, ditandai dengan meningkatnya keaktifan, kreativitas, serta minat dalam menulis teks narasi. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks narasi siswa serta mampu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berpusat pada siswa.