Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi Vertikal Terhadap Displin Kerja Aparatur Sipil Negara di Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya Mutiara Rahmatunnisa; Basuki Rakhmat; Dian Herlina
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi vertikal terhadap disiplin kerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih ditemukannya tingkat disiplin kerja pegawai yang belum optimal, sehingga diperlukan komunikasi yang efektif antara pimpinan dan bawahan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipilih menggunakan teknik sampling berdasarkan perhitungan Slovin, sehingga diperoleh 56 orang responden. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh komunikasi vertikal terhadap disiplin kerja.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi vertikal berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya. Semakin baik komunikasi yang terjalin antara pimpinan dan bawahan, semakin tinggi pula tingkat disiplin kerja pegawai. Selain itu, hasil analisis hubungan menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif antara komunikasi vertikal dengan disiplin kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi vertikal berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pegawai terhadap peraturan, ketepatan waktu, serta pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, peningkatan kualitas komunikasi melalui penyampaian informasi yang jelas, koordinasi yang efektif, keterbukaan komunikasi dua arah, dan pemberian umpan balik yang konstruktif perlu terus dilakukan untuk mendukung peningkatan disiplin kerja pegawai.