Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Indeks Pembangunan Manusia di Sumatera Utara Siti Aisyah Pulungan; Zulkifli Siregar; Amrani Amrani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7980

Abstract

Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2015–2024. IPM merupakan indikator penting dalam mengukur kualitas pembangunan manusia yang mencerminkan dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM, dengan nilai signifikansi sebesar 0,006. Sementara itu, variabel kemiskinan dan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM, dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,747 dan 0,075. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,952 menunjukkan bahwa 95,2% variasi IPM dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam model. Hasil ini menunjukkan bahwa pendidikan merupakan faktor dominan dalam meningkatkan kualitas pembangunan manusia. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan sebaiknya difokuskan pada peningkatan kualitas dan pemerataan akses pendidikan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan pembangunan manusia di tingkat daerah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan, pendidikan, dan pengangguran terhadap Indeks .