Ronald Marchus Sihite
Universitas Pertahanan Republik Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Produktivitas Pemasangan Tiang Pancang Laut Pada Pembangunan Dermaga Trestle: Studi Kasus Proyek Terminal LPG Refrigerated Jawa Timur Tahap 2 Febri Dwi Setiawan; Ronald Marchus Sihite; Yanda Dwira Firman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana produktivitas alat berat crawler crane pada pekerjaan pemasangan tiang pancang laut (steel pipe pile) pada proyek pembangunan breakwater Terminal LPG Refrigerated Jawa Timur Tahap 2. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan secara langsung terhadap aktivitas pemancangan di atas working barge, yang kemudian dianalisis menggunakan parameter produktivitas, waktu siklus (cycle time), dan waktu tunda (delay time). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu siklus total sebesar 301 menit dan delay time sebesar 46 menit menghasilkan durasi siklus efektif sekitar 5,78 jam per siklus. Dengan kapasitas angkat crane sebesar 162,7 ton dan efisiensi kerja 70% pada kondisi offshore, diperoleh produktivitas alat sebesar 19,69 ton/jam atau 157,54 ton/hari. Selanjutnya, pada waktu kerja efektif sebesar 7,2 jam/hari menghasilkan output pekerjaan sebesar 1,24 pile/hari. Untuk memenuhi target produksi 2 pile/hari, dibutuhkan 2 unit alat crane. Hasil ini menunjukkan bahwa produktivitas sangat dipengaruhi oleh lamanya waktu siklus dan efisiensi operasional di lapangan, sehingga diperlukan optimalisasi metode kerja dan pengurangan delay untuk meningkatkan kinerja proyek. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan pertimbangan dalam meningkatkan efisiensi operasional serta produktivitas alat berat pada pekerjaan konstruksi offshore, sekaligus membuka peluang untuk penelitian lanjutan yang lebih komprehensif.