Dendy Wahyu Subekti
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendidikan Agama dan Perdamaian dalam Praktik Prakarya Barang Bekas: Pembelajaran Agama dan Ekologi (Cooperative learning) Dendy Wahyu Subekti; Nasruddin Nasruddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4042

Abstract

Di Indonesia keberagaman budaya, adat, dan agama menjadi ciri khas bangsa Indonesia dalam dekapan bhineka Tunggal ika. Kajian dan pengenalan moderasi perlu di literasikan di masyarakat luas sebagai bentuk toleransi dan penghormatan adat,budaya,agama di masing-masing daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendidikan perdamaian berbasis moderasi beragama melalui pendekatan cooperative learning dalam kegiatan prakarya berbahan barang bekas, serta mengevaluasi kontribusinya terhadap pembentukan sikap toleransi, kerjasama sosial, dan kesadaran lingkungan pada siswa sekolah dasar. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa mampu bekerja dalam kelompok heterogen tanpa konflik yang berarti. Interaksi antar siswa meningkat, dan mulai muncul sikap saling menghargai perbedaan agama, budaya, maupun latar belakang. Dalam hal ini Pendidikan perdamaian sangat di perlukan dalam kehidupan bermasyarakat pendekatan-pendekatan pun juga bermacam-macam. Namun dalam artikel ini kami memaparkan Sebagian pengalaman pengabdian masyarakat dalam mata kuliah agama dan ekologi kami di sekolah SDK Aloysius Surabaya. Metode pendekatan yang di gunakan dalam hal ini adalah Pembelajaran Koperatif sebagaimana Pelajaran paling sederhana yang bisa di lakukan dalam pengenalan moderasi ber agama adalah Kerjasama. Guna urgensi pengenalan moderasi ber agama kepada anak usia di bawah anak-anak hingga remaja sangat penting. Agar tidak terjadi bullying terhadap perbedaan agama ras dan kesukuan. Pembelajaran Koperatif menjadi salah satu metode yang luas dalam kajian Pendidikan. Tujuan rekomendasi penelitian selanjutnya adalah integrasi media pembelajaran masih terbatas pada barang bekas sebagai pendekatan ekologis. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan inovasi berbasis teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi edukasi atau media interaktif, untuk meningkatkan keterlibatan siswa, terutama dalam konteks generasi digital saat ini.