Muhammad Hanif Tsabit
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Model PBL Berbantu Media Maket Simulasi Gunung Meletus Berbasis Tradisi Labuhan Merapi untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana SMA Muhammad Hanif Tsabit; Pradika Adi Wijayanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media maket simulasi letusan gunung berapi berbasis kearifan lokal Tradisi Labuhan Merapi dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada siswa SMA. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas XI yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes, kemudian dianalisis dengan membandingkan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan kesiapsiagaan siswa secara signifikan setelah penerapan model pembelajaran tersebut. Hal ini terlihat dari kenaikan rata-rata nilai posttest dibandingkan dengan pretest, serta peningkatan pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Penerapan model PBL mampu mendorong partisipasi aktif siswa dalam menyelesaikan permasalahan terkait kebencanaan, sementara penggunaan media maket membantu memberikan gambaran konkret mengenai proses erupsi. Selain itu, pengintegrasian kearifan lokal memberikan pemahaman yang lebih kontekstual sehingga memperkuat kesadaran siswa terhadap upaya mitigasi bencana. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah yang dikombinasikan dengan media simulasi serta kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana siswa. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar melibatkan kelompok kontrol, memperluas jumlah sampel, serta mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi digital guna memperoleh hasil yang lebih menyeluruh.