Luthfiya Ninda Ideliasari
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Formula Enteral Untuk Penyakit Kanker Payudara Berbasis Tepung Kacang Merah dan Whey Protein Isolate (KAWPI) Luthfiya Ninda Ideliasari; Jihan Salsabila Adha; Dwi Sarbini
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i1.2079

Abstract

Pasien kanker payudara rentan mengalami malnutrisi dan kaheksia karena kurangnya asupan oral. Terapi enteral berbasis tepung kacang merah dan whey protein isolate (WPI) dikembangkan sebagai alternatif formula untuk pasien kanker karena kaya Branched-Chain Amino Acids (BCAA). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji viskositas, osmolalitas, kandungan gizi, kadar air, karakteristik warna, analisis biaya produksi, dan daya terima formula enteral bubuk. Penelitian ini berupa eksperimental dengan 3 variasi perbandingan tepung kacang merah:WPI, yaitu F1 (19%:19%), F2 (20%:17%), dan F3 (22%:15%) serta kontrol formula komersial. Semakin tinggi proporsi tepung kacang merah, makin tinggi viskositas, kadar air, densitas energi, lemak, dan karbohidrat, tetapi semakin rendah daya terima formula enteral. Semakin tinggi proporsi whey protein isolate, maka semakin tinggi kandungan protein, BCAA, dan osmolalitas. Tidak ada pengaruh perbandingan kandungan formula terhadap karakteristik warna. Analisis biaya pembuatan enteral KAWPI didapatkan sebesar Rp14.000/320 mL. Formula terpilih adalah F2 karena memiliki daya terima cukup baik. nilai gizi, viskositas, osmolalitas, serta densitas energi yang memenuhi syarat ESPEN dan mendekati formula komersial meskipun kadar air cukup tinggi.
Pengembangan Olahan Cookies berbasis Tepung Kacang Merah dan Whey Protein Isolate untuk Penderita Kanker Payudara Jihan Salsabila Adha; Luthfiya Ninda Ideliasari; Dwi Sarbini
Proceeding Seminar on Food and Dietetic 2026: Proceeding Seminar on Food and Dietetic
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan cookies berbahan dasar tepung kacang merah dan whey protein isolate (WPI) menawarkan alternatif makanan selingan tinggi protein yang dirancang bagi penderita kanker. Kanker sering menyebabkan penurunan status gizi dan massa otot sehingga diperlukan produk pangan dengan kandungan protein berkualitas tinggi dan antioksidan. Tepung kacang merah merupakan sumber protein, serat pangan, dan antioksidan antosianin, sedangkan WPI menyediakan kandungan protein tinggi, khususnya BCAA, yang berperan penting dalam sintesis protein otot dan pemulihan jaringan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga formulasi perbandingan tepung kacang merah dan WPI, yaitu F1 (15:25), F2 (20:20), dan F3 (25:15). Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, warna, komposisi gizi, biaya produksi, serta uji organoleptik oleh 15 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi tepung kacang merah, kadar karbohidrat dan kadar air meningkat, sementara kandungan protein menurun. Formula dengan proporsi WPI tertinggi (F1) menghasilkan kadar protein paling tinggi (6,9 g/50 g). Uji organoleptik tidak menunjukkan perbedaan signifikan pada warna, aroma, rasa, tekstur, maupun penerimaan keseluruhan antar formula. Formula F1 terpilih sebagai formula terbaik karena memiliki kandungan protein lebih tinggi, nilai energi sesuai kebutuhan pasien kanker, serta biaya produksi relatif ekonomis. Produk cookies ini berpotensi menjadi alternatif makanan selingan fungsional berbasis pangan lokal bagi penderita kanker.