Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSELING KELOMPOK SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN ADAPTASI SANTRI TERHADAP HOMESICKNESS Akhmad Zaky Daffa Raihan; Rahmat Teras Febriyatna; Desi Erawati; Nawali Akbar
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5202

Abstract

Salah satu fenomena psikologis yang umum dialami oleh santri baru di pondok pesantren adalah penyakit rumah tangga, yang ditandai dengan perasaan rindu, cemas, dan sedih yang berlebihan terhadap lingkungan dan rumah mereka yang lama. Jika tidak ditangani dengan benar, kondisi ini dapat menghambat proses adaptasi, menurunkan konsentrasi belajar, dan berpotensi mengganggu kesehatan mental santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa efektif konseling kelompok sebagai metode intervensi dalam meningkatkan kemampuan santri untuk beradaptasi dan menangani homesickness. Kajian ini menggunakan analisis literatur dari berbagai jurnal ilmiah dan buku yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa konseling kelompok mengurangi perasaan terisolasi dan abnormalitas dengan memberi santri tempat aman untuk berbagi pengalaman dan perasaan yang sama. Faktor-faktor seperti mendapatkan dukungan sosial, belajar keterampilan koping, dan normalisasi perasaan homesickness terbangun secara alami melalui dinamika kelompok. Terbukti bahwa guru dapat mengubah pandangan negatif, membangun pertemanan baru, dan membuat strategi adaptif untuk lingkungan pesantren dengan menggunakan metode seperti restrukturasi kognitif, role-play, dan pelatihan keterampilan sosial dalam setting kelompok. Kajian ini menemukan bahwa konseling kelompok, yang menggunakan kekuatan kelompok sebaya sebagai alat terapeutik, merupakan metode yang efektif dan berhasil untuk meningkatkan adaptasi santri. Disarankan agar program konseling kelompok yang terstruktur dan berkelanjutan dimasukkan ke dalam layanan bimbingan dan konseling di pondok pesantren untuk mengurangi efek negatif homesickness dan mendukung prestasi akademik dan psikososial santri.
Pelaksanaan Konseling Karier bagi Santri Kelas IX dalam Menentukan Pendidikan Lanjutan di Pondok Tahfidz Kota Palangkaraya Anisa Dwi Utari; Norjanah Norjanah; Desi Erawati; Arini Safitri
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.568

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu santri kelas IX di Pondok Pesantren Bani Ibrahim Palangka Raya yang mengalami kebingungan dalam menentukan pendidikan lanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-reflektif melalui observasi dan wawancara untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan santri. Hasil kegiatan menunjukkan enam santri memiliki permasalahan utama berupa kebingungan dalam pemilihan jurusan, rendahnya kepercayaan diri, tekanan keluarga, serta keterbatasan informasi pendidikan lanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penyusunan konseling kelompok karir yang fokus pada eksplorasi diri, pendidikan karir, dan refleksi nilai-nilai Islam. Konseling kelompok karir ini merupakan pencapaian kegiatan utama pengabdian karena memberikan arah pendampingan karir yang lebih terstruktur, serta memberikan manfaat bagi santri dalam meningkatkan pemahaman potensi diri dan kesiapan dalam mengambil keputusan pendidikan lanjutan yang sesuai dengan nilai-nilai keislaman.