This Author published in this journals
All Journal PESHUM
M. Wisnu Maulana Dear Sanjaya P. Samudra
UIN Anatasari Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Fikih Kontekstual di Pondok Pesantren Modern Al-Furqan dan Insan Madani Banjarmasin M. Wisnu Maulana Dear Sanjaya P. Samudra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14728

Abstract

Perkembangan pendidikan Islam modern menuntut pembelajaran fikih yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman teoretis, tetapi juga mampu membentuk karakter religius santri yang aplikatif dan kontekstual. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan integrasi antara hukum syariat dan realitas kehidupan santri melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi pembelajaran fikih kontekstual, meliputi strategi pelaksanaan, faktor pendukung, dan faktor penghambat di Pondok Pesantren Modern Al-Furqan dan Insan Madani Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL dalam pembelajaran fikih berjalan efektif dengan mengaitkan materi fikih dengan pengalaman nyata santri melalui praktik langsung, simulasi, dan penggunaan media pembelajaran modern. Faktor pendukung utama meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, dukungan kurikulum kelembagaan, serta kreativitas guru. Adapun faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan santri, dan minimnya pelatihan CTL. Secara keseluruhan, pembelajaran fikih kontekstual terbukti mampu meningkatkan pemahaman, motivasi belajar, dan pembentukan karakter religius santri.