Perpustakaan sekolah pada era pendidikan modern tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat sumber belajar yang mendukung pengembangan literasi dan kualitas pembelajaran. Namun, optimalisasi fungsi perpustakaan sangat ditentukan oleh pemeliharaan sarana dan prasarana yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pemeliharaan sarana dan prasarana di Perpustakaan SMAN 1 Muara Padang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala perpustakaan, petugas perpustakaan, dan guru. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan sarana dan prasarana perpustakaan telah dilaksanakan secara berkelanjutan dan mencakup tujuh indikator, yaitu kondisi fisik sarana dan prasarana, ketersediaan dan fungsi optimal barang, kebersihan dan kerapian, keamanan dan keselamatan fasilitas, ketersediaan catatan pemeliharaan, tingkat kerusakan, serta ketersediaan fasilitas pendukung pemeliharaan. Faktor pendukung meliputi ketersediaan anggaran, sumber daya manusia yang kompeten, dukungan pihak sekolah, dan prosedur pengelolaan yang jelas, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya kesadaran pengguna, serta kondisi fisik fasilitas yang mulai menurun. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen pemeliharaan perpustakaan untuk mendukung layanan pendidikan yang berkelanjutan.