Windyastuti Windyastuti
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Green Intellectual Capital Index, Biaya Corporate Social Responsibility dan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur Sektor Consumer Non-Cyclicals Yang Terdaftar di BEI periode 2022- 2024 Atma Mukti Pradnya Paramitha; Windyastuti Windyastuti
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (March - April 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v7i1.3141

Abstract

Permintaan ekonomi dunia yang semakin cepat perusahaan harus senantiasa membuat berbagai inovasi untuk menjaga eksistensinya. Kinerja keuangan adalah penentuan ukuran – ukuran tertentu yang dapat mengukur keberhasilan suatu organisasi ataupun perusahaan dalam menghasilkan keuntungan atau laba. Metode yang digunakan Penelitian ini Pendekatan kuantitatif dipilih dengan tujuan memperoleh bukti empiris dari variabel Green Intellectual Capital Index, biaya Corporate Social Responsibility, dan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 terhadap kinerja keuangan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda, Uji F, dan Uji t setelah pengujian asumsi klasik. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa Green Intellectual Capital Index dan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan, sedangkan biaya Corporate Social Responsibility tidak berpengaruh. Green Intellectual Capital Index terbukti mampu meningkatkan kinerja keuangan melalui efisiensi operasional, inovasi, dan penciptaan nilai tambah, sementara penerapan ISO 14001 mendorong efisiensi, pengurangan biaya lingkungan, serta peningkatan reputasi perusahaan. Di sisi lain, biaya CSR belum memberikan dampak ekonomi secara langsung karena masih dianggap sebagai beban jangka pendek dan belum dikelola secara optimal untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.