Tren investasi berkelanjutan yang semakin menguat telah menempatkan kinerja ESG sebagai kriteria utama dalamkeputusan investasi yang berdampak pada nilai perusahaan. Berdasarkan survei PwC terhadap 250 investor institusiglobal, 90% meyakini bahwa integrasi ESG dalam strategi investasi akan meningkatkan imbal hasil dibandingkaninvestasi non-ESG. Studi ini dimaksudkan untuk menganalisis pengaruh simultan dan parsial carbon emission,struktur modal, serta kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif, denganpengolahan data mengenakan software E-views 12 dan teknik regresi panel. Perusahaan yang termasuk dalam ESGSector Leaders IDX KEHATI pada masa 2021–2023 menjadi sampel studi. Selama tiga tahun, 15 perusahaan sampeldengan total 45 observasi dipilih memakai pendekatan sampling purposif yang digunakan pada studi ini. Berdasarkantemuan studi, kebijakan dividen, struktur modal, dan emisi karbon memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan secarabersamaan. Sebagian, faktor-faktor kebijakan dividen, struktur modal, dan emisi karbon memiliki pengaruh yang kecilterhadap nilai perusahaan. Masukan bagi studi kedepannya meliputi penggunaan faktor-faktor independen yang lebihbanyak untuk mempengaruhi nilai bisnis, serta memperpanjang durasi penelitian dan memperluas ukuran sampel. Bagi investor, studi ini memberikan wawasan bahwa evaluasi kinerja perusahaan sebaiknya mempertimbangkan faktorfaktor ESG secara komprehensif untuk mendukung pengambilan keputusan investasi yang optimal.Kata Kunci- carbon emission, struktur modal, kebijakan dividen, nilai perusahaan