Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI BIBLIOTHERAPY DAN JOURNALING DALAM PENDAMPINGAN PASTORAL REFLEKTIF BAGI REMAJA KRISTEN DALAM MENJALANI PACARAN Anto Oey; Juliana Hindradjat
RERUM: Journal of Biblical Practice Vol. 6 No. 1 (2026): RERUM: The Journal of Biblical Practice
Publisher : Moriah Theological Seminary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55076/rerum.v6i1.581

Abstract

AbstractDating among Christian adolescents remains a complex challenge in pastoral care, often addressed through moralistic approaches that lack reflective depth. This study aims to develop a conceptual model of reflective pastoral counseling through the integration of bibliotherapy and journaling as creative, faith-based methods. Using a qualitative descriptive approach grounded in library research, the study synthesizes scholarly literature published between 2020 and 2025 in the fields of pastoral theology, adolescent psychology, and spiritual formation. The analysis reveals that bibliotherapy functions as a dialogical bridge between scriptural values and relational experiences, while journaling serves as a safe space for emotional regulation and spiritual self-reflection. The proposed model consists of three integrated stages: guided engagement with faith-based texts, reflective journaling as a spiritual discipline, and non-directive pastoral dialogue. This conceptual framework offers churches a theologically grounded yet psychologically informed alternative to moralistic counseling, fostering character formation and responsible relational maturity among Christian youth. Designed for practical implementation, the model requires future empirical validation through field-based trials.   AbstrakPacaran remaja Kristen masih menjadi tantangan kompleks dalam pelayanan pastoral, yang sering kali direspons melalui pendekatan moralistik tanpa kedalaman reflektif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model konseptual pendampingan pastoral reflektif melalui integrasi biblioterapi dan penjurnalan sebagai metode kreatif berbasis iman. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, penelitian ini mensintesis literatur ilmiah yang terbit antara tahun 2020 dan 2025 dalam bidang teologi pastoral, psikologi remaja, dan formasi spiritual. Analisis menunjukkan bahwa biblioterapi berfungsi sebagai jembatan dialogis antara nilai-nilai Alkitabiah dan pengalaman relasional, sedangkan penjurnalan berperan sebagai ruang aman bagi regulasi emosi dan refleksi spiritual diri. Model yang diusulkan terdiri atas tiga tahap terintegrasi: keterlibatan terpandu dengan teks berbasis iman, penjurnalan reflektif sebagai disiplin spiritual, dan dialog pastoral non-direktif. Kerangka konseptual ini menawarkan kepada jemaat suatu alternatif yang berakar pada teologi namun peka secara psikologis terhadap konseling moralistik, sehingga mendorong formasi karakter dan kedewasaan relasional yang bertanggung jawab di kalangan remaja Kristen. Model ini dirancang untuk penerapan praktis dan memerlukan validasi empiris lebih lanjut melalui uji coba lapangan.