Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA YADIKA 8 JATIMULYA Sheryohza Yosua
RERUM: Journal of Biblical Practice Vol. 6 No. 1 (2026): RERUM: The Journal of Biblical Practice
Publisher : Moriah Theological Seminary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55076/rerum.v6i1.586

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the role of Christian Religious Education teachers in improving student learning outcomes at Yadika 8 Jatimulya Secondary School. The main issue identified is that some teachers tend to focus solely on cognitive aspects, while the integration of faith formation, character development, and exemplary living has not been fully realized. This condition affects student learning outcomes, which remain suboptimal across the domains of knowledge, attitudes, and skills. The research employed a qualitative method, with questionnaires used as supporting instruments to strengthen the data. The findings reveal that Christian Religious Education teachers at  Yadika 8 Jatimulya Secondary School have carried out their roles effectively, as perceived by the students. Teachers arrive on time, prepare materials thoroughly, communicate learning objectives clearly, and use language that is easy to understand, enabling students to grasp the lessons quickly. In conclusion, Christian Religious Education teachers are required not only to deliver knowledge but also to serve as role models of faith and character for students, thereby enhancing learning outcomes across knowledge, attitudes, and skills.   AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di Sekolah Menengah Pertama  Yadika 8 Jatimulya. Permasalahan yang muncul adalah masih terdapat guru yang cenderung berfokus pada aspek kognitif semata, sehingga pembentukan iman, karakter, dan keteladanan hidup belum sepenuhnya terintegrasi. Kondisi ini berdampak pada Pendidikan Agama Kristen pada hasil belajar peserta didik yang belum optimal, baik dalam ranah pengetahuan, sikap, maupun keterampilan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan kuesioner sebagai instrumen pendukung untuk memperkuat data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Menengah Pertama Yadika 8 Jatimulya telah menjalankan peran secara baik dan nyata dirasakan oleh peserta didik. Guru hadir tepat waktu, menyiapkan materi dengan matang, menyampaikan tujuan pembelajaran secara jelas, serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami sehingga siswa cepat menangkap isi pelajaran. Kesimpulannya, guru Pendidikan Agama Kristen dituntut tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan iman dan karakter bagi peserta didik, sehingga hasil belajar dapat meningkat secara menyeluruh pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan.