Background: Sleep quality is an essential component of physical and mental health, particularly among nursing students who face high academic demands during their final semester. Academic pressure and sleep deprivation, many students consume caffeine-containing beverages, which may negatively affect sleep quality if consumed excessively or at inappropriate times. Purpose: To determine the relationship between caffeine consumption and sleep quality among seventh-semester nursing students. Methods: This study employed a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 70 nursing students selected using random sampling. Data were collected using a caffeine consumption questionnaire adapted from previous studies and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data analysis was conducted using the Kendall’s Tau correlation test. Results: The majority of respondents had moderate caffeine consumption levels and poor sleep quality. Statistical analysis revealed a significant relationship between caffeine consumption and sleep quality among nursing students (p < 0.05), indicating that higher caffeine consumption was associated with poorer sleep quality. Conclusion: There is a significant relationship between caffeine consumption and sleep quality among seventh-semester nursing students. Keywords: Caffeine Consumption; Nursing Students; PSQI; Sleep Quality. Pendahuluan: Kualitas tidur merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental, terutama pada mahasiswa keperawatan semester akhir yang menghadapi beban akademik tinggi. mengatasi kelelahan dan mempertahankan kewaspadaan, mahasiswa sering mengonsumsi minuman berkafein yang apabila dikonsumsi berlebihan dapat berdampak negatif terhadap kualitas tidur. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kafein dengan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan semester 7. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner konsumsi kafein dan instrumen Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Kendall’s Tau. Hasil: Sebagian besar responden memiliki tingkat konsumsi kafein sedang dan kualitas tidur yang buruk. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi kafein dan kualitas tidur (p < 0,05), di mana semakin tinggi konsumsi kafein maka semakin buruk kualitas tidur mahasiswa. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi kafein dengan kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan semester akhir. Kata Kunci: Konsumsi Kafein; Kualitas Tidur; Mahasiswa Keperawatan; PSQI.